Breaking News:

Pemilu 2019

Pleno Rekapitulasi Suara Jakarta Timur Berlangsung Hingga Jam 3 Pagi

Namun kewajiban menyelesaikan tugas yang dibebankan kepada masing-masing pihak membuat mereka bertahan hingga pleno rekapitulasi suara disetujui semua

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ketua KPU Jakarta Timur Wage Wardana di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - KPU Jakarta Timur terus mengebut rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat kota agar segera beres dan berlanjut ke pleno rekapitulasi suara tingkat Provinsi DKI yang dimulai hari ini.

Ketua KPU Jakarta Timur Wage Wardana mencontohkan upaya mempercepat proses yakni dengan melangsungkan pleno rekapitulasi suara untuk Kecamatan Pasar Rebo hingga pukul 03.00 WIB tadi malam.

"Semalam dari jam satu malam sampai jam tiga pagi. Habis itu langsung sahur saya. Hari ini targetnya yang pasti Cipayung, dan Kramat Jati lagi kita sodok supaya selesai hari ini juga," kata Wage di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (9/5/2019).

Wage mengakui proses pleno rekapitulasi suara tingkat kota melelahkan karena menguras pikiran dan fisik seluruh pihak yang sejak Senin (6/5/2019) bolak-balik ke Maxone Hotel Rawamangun tempat pleno digelar.

Namun kewajiban menyelesaikan tugas yang dibebankan kepada masing-masing pihak membuat mereka bertahan hingga pleno rekapitulasi suara disetujui semua pihak.

Prabowo-Sandi Unggul di 3 Kecamatan Jakarta Timur

"Kalau secara fisik lumayan menyita ya, tapi karena rasa morality sama value itu mau enggak mau harus selesai. 'Harus selesai, harus selesai', dalam hati begitu saja," ujarnya.

Hingga kini, pleno rekapitulasi suara Kecamatan Duren Sawit jadi yang paling lama karena terhambat sempitnya Gedung Senam tempat penghitungan berlangsung.

Dia berharap pemasangan tenda di halaman gedung dan penambahan kelas di Duren Sawit dapat mempercepat proses pleno rekapitulasi suara.

"Kita harus berjuang, harus selesai. Untuk Duren Sawit tinggal sedikit lagi, sekitar 100 TPS lagi, tinggal dua Kelurahan lagi. Paling enggak ada tujuh kelas di sana, ada kelas yang di dalam gedung dan ada yang di luar kelas," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved