100 Petugas SAR Gabungan Cari Jasad Bocah Hanyut Terseret Arus di Gorong-Gorong

Sebanyak 100 lebih petugas SAR gabungan bekerja mencari Halimah Sa'adah Fitri (5) bocah malang yang hanyut diseret arus deras drainase.

100 Petugas SAR Gabungan Cari Jasad Bocah Hanyut Terseret Arus di Gorong-Gorong
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Rizky Dwi Anto, Komandan Tim SAR gabungan, dari Basarnas, di Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (10/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Sebanyak 100 lebih petugas SAR gabungan bekerja mencari Halimah Sa'adah Fitri (5) bocah malang yang hanyut diseret arus deras drainase di dekat rumahnya di bilangan Jalan Talas 1, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Rizky Dwi Anto, Komandan Tim SAR gabungan, dari Basarnas mengatakan, pencarian sudah dilakukan sampai radius 2,5 kilometer dari titik tempat korban terperosok.

"Basarnas ada 6 orang, teman-teman potensi SAR, Polisi udara ada 25 orang, relawan lah, total 100-an lebih," ujar Rizky di Pamulang.

Ia juga mengatakan, ada sejumlah kendala yang dialami para petugas SAR, yakni kondisi sungai yang bercabang

Pencarian Bocah Hanyut di Ciliwung Terkendala Arus dan Sampah

Adik Kembar Masih Anggap Hanyutnya sang Kakak Hanya Mimpi

Bocah 5 Tahun Hanyut Terseret Arus di Gorong-gorong Saat Mandi Hujan di Pondok Cabe

"Kendala yang kita hadapi, dari pagi hingga siang ini adalah aliran sungai ini ternyata ada cabang-cabang lain. Setelah Pondok Hijau ini ada dua cabang yang ujungnya ketemu di Mega Mall. Setelah dari Mega Mall ada yang ke Bintaro X change dan sawah besar," paparnya.

Karena banyaknya anak sungai, untuk bisa memastikan posisi jasad bocah hanyut itu diperlukan banyak personel.

"Kita butuh waktu lama lah untuk proses pencarian," ujarnya.

Namun Rizky optimis para petugas bisa menemukan jasad anak itu hari ini, karena menurut pengalamannya jasad akan mengapung setelah 24 jam di air.

"Berdasarkan pengalaman kita, setelah 24 jam, korban baru bisa mengapung di atas air," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved