Bocah 5 Tahun Hanyut Terseret Arus di Gorong-gorong Saat Mandi Hujan di Pondok Cabe

Dari teman-temannya, Yuyun mengetahui, saat Halimah mandi hujan, sandalnya jatuh ke gorong-gorong.

Bocah 5 Tahun Hanyut Terseret Arus di Gorong-gorong Saat Mandi Hujan di Pondok Cabe
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Gorong-gorong tempat terperosok dan terbawa arusnya Halimah Sa'adah Fitri, di Jalan Talas 1 RT 2 RW 10, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (10/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, PAMULANG - Hujan deras sore kemarin membawa duka bagi keluarga pasangan Hendra dan Rina Susanti yang tinggal di Jalan Talas 1, RT 02 RW 10 Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Pasalnya, seorang anaknya, bernama Halimah Sa'adah Fitri yang baru berusia lima tahun, terperosok ke gorong-gorong dekat rumahnya dan hanyut terbawa arus.

Yuyun (40) Ibu ketua RT 02 RW 10, yang juga masih berhubungan saudara dengan Hendra dan Rina, menceritakan, kejadian bermula saat Halimah sedang mandi hujan bersama teman-temannya dan kembarannya, Hazimah Dzakiyah Haibah.

Saat itu hujan turun deras.

Bahkan suara lain sulit terdengar selain suara hujan di atas atap.

Dari teman-temannya, Yuyun mengetahui, saat Halimah mandi hujan, sandalnya jatuh ke gorong-gorong.

Drainase yang hanya selebar tak sampai satu meter itu sedang deras arusnya.

Bocah yang Hanyut di Banjir Kanal Timur Ditemukan Dalam Keadaan Tak Sadar

"Katanya mau ngambil sandal. Sandalnya jatuh, eh sandalnya enggak dapat dianya hanyut," ujar Yuyun saat ditemui di rumahnya, Jumat (10/5/2019).

Saat itu kondisi lingkungan sedang sepi karena hujan deras. Tidak banyak saksi yang melihat kejadian itu.

Keluarga, aparat kepolisian hingga BPBD dan Basarnas sudah mengerahkan anggotanya untuk mencari bocah lima tahun itu.

"Kalau nyari mah udah semuanya pada nyari. Udah di kali sana Polisi Udara, dari malam sampai sekarang emang enggak berhenti," ujarnya.

Namun jasad Halimah belum juga ditemukan. Yuyun hanya bisa mengelus dada jika mengingat keponakannya itu.

"Kasihan banget di dalam air," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved