Breaking News:

Imbas Pohon Tumbang di Seberang TMII, Petugas Dinas Kehutanan Masih Lakukan Penopingan

Sebanyak delapan petugas Dinas Kehutanan masih lakukan penopingan pada Pohon Sengon yang tumbang pada Rabu (8/5/2019) di sebrang pintu tiga TMII

Imbas Pohon Tumbang di Seberang TMII, Petugas Dinas Kehutanan Masih Lakukan Penopingan
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Petugas dari Dinas Kehutanan masih lakukan penopingan di sebran Pintu 3 TMII, Jumat (10/5/2019)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Sebanyak delapan petugas Dinas Kehutanan masih lakukan penopingan pada Pohon Sengon yang tumbang pada Rabu (8/5/2019) di sebrang pintu tiga Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Pada Rabu (8/5/2019) sekitar pukul 17.00 WIB Pohon Sengon yang berada di pinggir jalan itu tumbang ketika hujan mengguyur wilayah tersebut.

Pohon tumbang ke arah depan sehingga hanya mengenai pohon lain bukan ke badan jalan. Sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Ketua Satuan Pelaksana Dinas Kehutanan dan Pertanian Kecamatan Cipayung, Asep Sutisna mengatakan, pohon harus ditoping karena bisa membahayakan pengguna jalan.

Hujan Deras Guyur Jakarta, 5 Kasur Ditemukan Mengambang di Kali Grogol

Hujan Deras, Pohon Tumbang Nyaris Timpa Penghuni Kosan di Jati Padang

Pagar SDN 04 Cibubur Roboh Imbas Hujan Deras, Pasukan Oranye Bantu Lakukan Evakuasi

"Jadi Rabu sekitar jam 17.00 WIB saya sudah terima laporan bahwa Pohon Sengon tumbang. Lalu pas dicek petugas ternyata benar lalu langsung ditindaklanjuti. Kalau penopingan sudah dilakukan sejak Kamis (9/5/2019)," ucapnya, Jumat (10/5/2019).

Sumardi (40), satu diantara petugas Dinas Kehutanan  menjelaskan, pohon yang terlalu tinggi dan posisi tidak di bawah membuat lama proses penopingan.

"Kendalanya di pohon yang terlalu tinggi. Jadi posisi pohonnya juga berada di atas seperti itu tidak di bawah seperti kita pijak sekarang. Memang di tanam di gundukan tanah yang di atas itu. Makanya petugas kita lama mengerjakannya," ungkapnya.

Para petugas menggunakan 2 gergaji mesin dan golok guna mempercepat penopingan.

Kemudian, sisa pohon hasil toping di buang di Cibubur dan Cakung menggunakan satu truk yang nantinya akan bolak-balik mengangkut sisa pohon.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved