Ramadan 2019

Kampanyekan Diet Plastik, Satpel LH Kebon Jeruk Bagikan Paket Takjil dan Tumbler

Satuan Pelaksana (Satpel) Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Kebon Jeruk membagikan takjil kepada masyarakat di perempatan relasi, Kebon Jeruk.

Kampanyekan Diet Plastik, Satpel LH Kebon Jeruk Bagikan Paket Takjil dan Tumbler
TribunJakarta/Leo Permana
Kegiatan pembagian takjil oleh Satpel LH Kebon Jeruk, di perempatan relasi, Jakarta Barat, Jumat (10/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Satuan Pelaksana (Satpel) Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Kebon Jeruk membagikan takjil kepada masyarakat di perempatan relasi, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (10/5/2019).

Kasatpel LH Kebon Jeruk, Zukli Nova Dwiyanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan sekaligus kampanye diet plastik, no plastik dan penggunaan tumbler.

"Hari ini dalam rangka bulan Ramadan kita mencoba membagikan takjil, takjil di dalamnya itu tidak disertai air mineral tapi kita ganti menggunakan tumbler yang diisi air teh," katanya di lokasi, Jumat (10/5/2019).

"Sisanya termasuk pakingnya itu kita menggunakan wadah yang bisa dipakai lagi, jadi seminimal mungkin takjil ini benar-benar terbuang memang terbiang residunya yang harus dibuang dan tidak bisa dipergunakan lagi," tambahnya.

Wali Kota Jakarta Barat Akan Dampingi Gubernur Anies Safari Ramadan di Kebon Jeruk

Dokter Puskesmas Kebon Jeruk Diperiksa Hampir 5 Jam Terkait Kematian Bayi di Tangan Ayah Kandung

Dinas Lingkungan Hidup DKI Belum Temukan Industri yang Cemari Kali Sunter Hingga Airnya Berubah Biru

Ia melanjutkan, sebelum pembagian takjil, pihaknya melakukan kampanye dulu di dua titik lokasi.

Di antaranya, di lampu merah arah flyover relasi dan titik lampu merah arah Permata Hijau.

"Paket takjilnya nanti akan dibagikan kurang lebih 15 menit sebelum buka puasa," jelasnya.

Zukli berharap adanya kegiatan ini, masyarakat semakin sadar bahwa sampah itu tanggung jawab kita bersama.

"Jadi bukan tanggung jawab pemerintah provinsi saja, tapi semua warga masyarakat itu menghasilkan sampah," tuturnya.

"Sehingga diharapkan program pengurangan sampah bisa berkelanjutan, berkesinambungan, dimulai dari rumah dan dimulai dari diri kita sendiri," lanjut Zukli.

Seorang pengendara truk, Ridwan yang menerima paket takjil tersebut mengapresiasi dari kegiatan Satpel LH Kebon Jeruk itu.

"Bagus sih, juga baik untuk mengurangi penggunaan plastik," tuturnya.

Penulis: Leo Permana
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved