Kenek Buang Puntung Rokok, Pikap Bermuatan Mebel Terbakar di Surabaya

Gara-gara puntung rokok, mobil Pikap Daihatsu Gran Max bermuatan barang mebel terbakar di KM 2.200 Tol Pelabuhan Perak, Perak Barat,Surabaya.

Kenek Buang Puntung Rokok, Pikap Bermuatan Mebel Terbakar di Surabaya
Istimewa/TribunMadura.com
Petugas saat memadamkan api yang membakar mobil Pikap Daihatsu Gran Max bermuatan barang mebel di KM 2.200 Tol Pelabuhan Perak, Perak Barat, Krembangan, Surabaya, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA - Gara-gara puntung rokok, mobil Pikap Daihatsu Gran Max bermuatan barang mebel terbakar di KM 2.200 Tol Pelabuhan Perak, Perak Barat, Krembangan, Surabaya, Jumat (10/5/2019).

Api yang membakar mobil di Tol Perak Surabaya itu diketahui membesar menghanguskan muatan barang mebel.

Lalu merembet membakar bodi mobil bernopol S-8142-WE, yang dikemudikan Subahan warga Pasuruan.

Penyebab mobil terbakar terbilang sepele, karena seorang kenek mobil tak sengaja membuang puntung rokok, lalu jatuh ke dalam bak pikap.

Akibatnya, semua benda mebel yang hendak dikirim ke toko dan mobil pickup hangus di lumat api.

"Penyebabnya, kernet membuang puntung rokok yang jatuh di bak muatan sendiri," kata Bambang Vistadi Kabid Operasional PMK Surabaya.

Bambang Vistadi menuturkan, tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut.

Pihaknya menerjuakan sedikitnya lima unit mobil pemadam.

Dua unit dari Rayon I Pasar Turi dan tiga unit dari Tim Orong-Orong.

Kebakaran di Gudang Toko Sembako Pasar Baru Bekasi, Tujuh Mobil Pemadam dikerahkan

Camat Taman Sari Sebut Warga Korban Kebakaran Krukut Mulai Berangsur Pulih

Hanya saja, jalan akses menuju lokasi kebakaran dari pintu Tol Dupak saat itu terbilang macet.

Sehingga menyebabkan bebetpa truk PMK Surabaya terhambat.

"Kami terjunkan motor unit Walang Kadung untuk mengantisipasi kepadatan di jalur tol," tandas Bambang Vistadi.

Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul Puntung Rokok Bikin Mobil Pikap Bermuatan Penuh Mebel ini Terbakar di Tol Perak Surabaya,

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved