Ramadan 2019

Larang SOTR, Wali Kota Jakarta Selatan Imbau Warga Jaga Anak dari Aktivitas Malam

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberi peringatkan bahwa kegiatan Sahur On The Road (SOTR) tak dianjurkan.

Larang SOTR, Wali Kota Jakarta Selatan Imbau Warga Jaga Anak dari Aktivitas Malam
TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana
Wali Kota Jakarta Selatan Marullah di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberi peringatkan bahwa kegiatan Sahur On The Road (SOTR) tak dianjurkan.

Salah satu alasannya, kegiatan ini dinilai berpotensi memancing keributan.

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali, telah mengintruksikan para camat hingga lurah untuk melakukan pengawasan di wilayah-wilayah hingga bulan Ramadan selesai.

"Seluruh lurah dan camat di Jakarta Selatan sudah saya instruksikan untuk mengawal ini. Nah di daerah rawan terutama, dan daerah yang bukan rawan sekalipun juga. Karena daerah ini lintasan. Apalagi kalau pakai kendaraan bermotor seperti yang biasa terjadi," kata Marullah Matali di kawasan Pasar Minggu, Jumat (10/4/2019).

Marullah, mengakui bahwa kawasan Jakarta Selatan merupakan salah satu titik utama yang seringkali dilintasi oleh sebagian besar pengendara. Apalagi, sejumlah kawasan tertentu yang disebut-sebut merupakan titik rawan tidak ditutup aksesnya.

Hal ini pun menyebabkan para aparat keamanan harus bekerja ekstra ketika memberi pengamanan di wilayah Tersebut.

"Memang Jakarta Selatan dan Jakarta saya kira banyak sekali. Lintasan-lintasan jalan tertentu juga tidak ada yang ditutup dan lain sebagainya. Jadi kondisi itu yang menyebabkan teman-teman (keamanan) hrus lebih bekerja keras. Melakukan antisipasi kejadian iring-iringan anak muda di malam hari," ungkap dia.

Sempat Respon Keras, Fahri Hamzah Tak Tertarik Lagi Saat Tahu Ratna Sarumpaet Berbohong

Tahun Depan Tak Ada Lagi Pemandangan Warga Cipinang Besar Utara Salat Tarawih di JPO

Kendati demikian, Marullah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar ikut serta dalam menjaga ketertiban di lingkungannya.

Caranya, dengan mengawasi anak-anaknya di jam-jam tertentu. Khususnya pada malam hari setelah salat tarawih.

"Setiap datang ke masyarakat, saya minta mereka untuk jaga anak masing-masing. Setelah selesai tarawih terutama. Suruh masuk mereka ke rumah. Perhatikan kalau ada yang mencurigakan. Saya sudah kordinasi dengan teman-teman pengamanan terutama kepolisian, saya minta untuk bekerja sama mengendalikan ini dengan baik," pungkas dia.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved