Pemilu 2019

Saksi dari Empat Partai Walk Out Saat Rekapitulasi Suara KPU DKI

Saksi dari partai Perindo, Rimhot Turnip, melakukan walk out pada rapat pleno terbuka rekapitulasi suara provinsi DKI Jakarta.

"Awalnya mereka menemukan perbedaan rekapitulasi antara perhitungan internal dengan DB kami," jelas Partono.

"Ketika kami tanya, apakah ada perbedaan dengan DB yang dibuat KPU kota dengan yang mereka terima? Lalu mereka jawab tidak ada," lanjutnya.

Pihak KPU, kata Partono, kemudian memberikan solusi kepada keempat partai tersebut agar masalahnya selesai.

"Kemudian kami tawarkan solusinya. Bagaimana pendapat Bawaslu, karena Bawaslu juga tidak ada perbedaan antara DB1 yang dimiliki KPU," Partono menjelaskan.

"Lalu, saksi dan Bawaslu maka lanjut seperti itu. Tapi mereka tidak setuju. Makanya mereka minta ada pengecekan kenapa ini ada perbedaan penghitungan di internal mereka dengan kita," sambungnya.

Menurutnya, keempat partai tersebut membuat tabulasi sendiri.

Seolah-olah, lanjutnya, data yang mereka punya itu kuat untuk adu banding.

"Kami sebenarnya sudah menjelaskan hal itu, karena bisa terjadi salah atau terjadi ada selisih karena di KPPS, di TPS, itu bisa ada kesalahan hitung oleh KPPS," jelasnya.

"Seperti, misal, ketika ada pemilih yang coblos dua kali di partai dan di caleg itu dihitung dua kali. Nah mungkin saja di kecamatan sudah diperbaiki mekanisme itu. Jadi sudah dibetulkan," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved