Kebakaran di Kampung Bandan Diduga Akibat Kompor Meledak saat Memasak Hidangan Buka Puasa

Menurut Sugiman, kompor tersebut digunakan salah seorang warga memasak hidangan berbuka puasa.

Kebakaran di Kampung Bandan Diduga Akibat Kompor Meledak saat Memasak Hidangan Buka Puasa
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di samping rel kereta Kampung Bandan atau di belakang WTC Mangga Dua, Sabtu (11/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Kebakaran yang menghanguskan permukiman padat penduduk di wilayah Kampung Bandan RW 05 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara diduga akibat kompor meleduk.

Kepala Sektor Pemadam Kebakaran Kecamatan Pademangan, Sugiman mengatakan, api berasal dari kompor yang meledak dari salah satu rumah.

Menurut Sugiman, kompor tersebut digunakan salah seorang warga memasak hidangan berbuka puasa.

"Penyebabnya, dugaan sementara dari kompor ya, ada ibu-ibu masak untuk persiapan buka puasa," kata Sugiman saat ditemui di lokasi.

Adapun penyebab pasti kebakaran nantinya akan diselidiki oleh pihak kepolisian dari Polsek Pademangan.

"Nanti ada penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian," katanya.

Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di samping rel kereta Kampung Bandan atau di belakang WTC Mangga Dua, Sabtu (11/5/2019).
Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di samping rel kereta Kampung Bandan atau di belakang WTC Mangga Dua, Sabtu (11/5/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Sugiman mengatakan, ada tiga RT yang terdampak akibat kebakaran itu.

Ketiganya antara lain RT 11, 12, dan 13 di kawasan RW 05 Kelurahan Ancol.

"Kita mengerahkan 20 unit mobil pemadam kebakaran. 13 dari Jakarta Utara, lima dari Jakarta Pusat, dan dua dari Jakarta Barat," ucap Sugiman.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda permukiman padat penduduk di dekat Stasiun Kampung Bandan dan WTC Mangga Dua itu sejak pukul 14.35 WIB.

Hingga kini, kebakaran di permukiman padat penduduk itu sudah bisa dipadamkan, tepatnya setelah magrib.

Namun, api merambat ke ruko Grand Boutique di belakang permukiman itu dan kini masih dipadamkan.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved