Korban Kebakaran Kampung Bandan Buka Puasa di Gelapnya Malam Hanya dengan Air Putih

Gang tersebut berada di gerbang masuk RW 05 Kelurahan Ancol menuju ke kawasan RT 11, 12, dan 13 yang.

Korban Kebakaran Kampung Bandan Buka Puasa di Gelapnya Malam Hanya dengan Air Putih
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Sufiliani (24) korban kebakaran Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu (11/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Korban kebakaran Kampung Bandan, RW 05 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, terpaksa berbuka puasa di gelapnya gang dekat lokasi kebakaran.

Gang tersebut berada di gerbang masuk RW 05 Kelurahan Ancol menuju ke kawasan RT 11, 12, dan 13 yang.

Saat ini, listrik di lokasi masih dipadamkan.

Di sisi kiri gang itu, terdapat deretan tempat makan yang digunakan warga korban kebakaran untuk meletakkan barang yang berhasil mereka selamatkan.

Di sana lah mereka terpaksa menunggu situasi kondusif, sembari berbuka puasa.

Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di samping rel kereta Kampung Bandan atau di belakang WTC Mangga Dua, Sabtu (11/5/2019).
Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di samping rel kereta Kampung Bandan atau di belakang WTC Mangga Dua, Sabtu (11/5/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Salah satu korban kebakaran yang terpaksa berbuka puasa di gelapnya malam tanpa penerangan ialah Ferianto (28).

Pahitnya, Ferianto yang masih dalam kondisi trauma usai kebakaran hanya menenggak air mineral untuk berbuka.

"Belum makan nasi. Belom dapet takjil, alhamdulillah buka puasanya minum air putih doang," kata Ferianti saat ditemui sekira pukul 19.30 WIB, Sabtu (11/5/2019) malam ini.

Ferianto, yang tinggal di RT 12/RW 05, mengaku bahwa tempat tinggalnya hangus tak tersisa.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved