Kejar Penyebar Video, Polisi Jerat Pasal Berlapis Pengancam Jokowi dan Hukuman Maksimal Seumur Hidup

AKBP Ade Ary menjelaskan, HS dijerat pasal berlapis, diantaranya Pasal 104 KUHP dan atau 110 KUHP dan Pasal 336 dan Pasal 27 ayat 4 UU ITE.

Kejar Penyebar Video, Polisi Jerat Pasal Berlapis Pengancam Jokowi dan Hukuman Maksimal Seumur Hidup
ISTIMEWA/Tangkap layar Kompas TV
HS, pria yang mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo diamankan Polda Metro Jaya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SEMANGGI - HS (25) pria yang mengancam akan penggal kepala Jokowi terancam pidana hukuman maksimal seumur hidup.

HS diamankan petugas Polda Metro Jaya di Perumahan Metro Parung, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Rumah tersebut ternyata merupakan kediaman sang bibi.

HS datang pada Sabtu (11/5/2019) pada pukul 21.30 WIB.

Wadir Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengungkapkan pihaknya berhasil mengamankan HS (25) pria yang mengancam akan penggal kepala Jokowi di Perumahan Metro Parung, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, HS sengaja kabur dari kediamannya di Palmerah, Jakarta Barat ke rumah budenya di Parung, Kabupaten Bogor.

"Yang bersangkutan diamankan saat sedang tidur-tiduran. Dia melarikan diri karena mengetahui apa yang disampaikan viral," kata Ade Ary di Polda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).

Saat ditangkap Polisi mencari barang bukti berupa pakaian hingga penutup kepala yang dipakai HS saat melakukan aksi di depan kantor Bawaslu RI hari Jumat (10/5/2019) kemarin.

"Yangbersangkutan menyampaikan bahwa barang bukti ada di rumahnya di Palmerah. Setelah kami lakukan pengeledahan di Palmerah didapatlah barang bukti tersebut," kata Ade Ary.

Dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved