Breaking News:

Pemilu 2019

Tokoh Lintas Agama di Tangsel Sepakat Sejukkan Suasana Pasca Pemilu

Kepala Kantor Kementerian Agama kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rojak, mengadakan pertemuan tokoh lintas agama di restoran Telaga Seafood

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Pertemuan tokoh lintas agama kota Tangerang Selatan, di restoran Telaga Seafood, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (12/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, SERPONG - Kepala Kantor Kementerian Agama kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rojak, mengadakan pertemuan tokoh lintas agama di restoran Telaga Seafood, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (12/5/2019).

Pertemuan itu digagas demi terciptanya suasana yang sejuk pasca Pemilu 2019.

Seperti diketahui, isu agama kerap dimunculkan pada kontestasi perebutan kursi eksekutif dan legislatif itu.

Pria Ancam Penggal Jokowi Berpose Begini Saat Ditangkap, Kapolres Tangerang: Kau Masih Muda

Perolehan Suara Jokowi di Tangerang Selatan Mampu Ungguli Prabowo

VIDEO Mobil Ringsek Tertabrak Commuter Line di Tangerang, 4 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

"Pasca Pemilu ini kita ciptakan sama-sama, kita imbau kepada masyarakat agar menjunjung persatuan, bahwa kita bersaudara, tidak boleh ada perpecahan," ujsr Rojak mengawali.

Hal senada juga diucapkan perwakilan tokoh agama Katolik, Pastor Yosef Sutrisno.

Ia menegaskan dasar negara yang menghormati kemajemukan dengan Bhineka Tunggal Ika.

"Sesuai dengan ajaran Katolik bahwa harus menghormati kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Yosef.

Sementara, KH Saidih dari MUI Tangsel, menyoroti gugurnya 500 lebih petugas KPPS selepas mengerjakan tugas berat menyelenggarakan pemungutan hingga penghitungan suara.

"Ada hal meninggalnya KPPS ini jangan dibawa bawa ke isu yang tidak baik. Karena ajal itu tidak bisa dimajukan dan dimundurkan jadi jangan mengeluarkan berita yang tidak benar," jelas Saidih.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, yang juga hadir dalam acara itu. Ia mengajak masyarakat untuk sama-sama menanti hasil penetapan oleh KPU pusat pada 22 Mei 2019 mendatang.

"Mari kita tunggu tanggal 22 Mei 2019 nanti saat pengumuman hasil Pemilu 2019 di KPU RI. Pihaknya yakin tidak ada pihak-pihak yang ingin menganggu hasil Pemilu 2019 tersebut. Terlebih lagi saat itu nanti adalah hari hari terakhir Ramadan maka jika ada yang ingin menganggu hasil Pemilu itu bukanlah umat beragama," jelasnya.

Hadir juga dalam acara itu, tokoh agama dari Hindu, Budha, Kristen, Konghucu serta ormas keagamaan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved