Analisa Tompi Bikin Ratna Sarumpaet Akui Kebohongannya

Aktivis Ratna Sarumpaet mengakui telah berbohong terkait kabar penganiayaan dirinya di Bandung, Jawa Barat, 24 September 2018

Analisa Tompi Bikin Ratna Sarumpaet Akui Kebohongannya
TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Terdakwa kasus penyebaran hoaks, Ratna Sarumpaet, saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Cilandak, Selasa (14/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Aktivis Ratna Sarumpaet mengakui telah berbohong terkait kabar penganiayaan dirinya di Bandung, Jawa Barat, 24 September 2018.

Pengakuan itu pertama kali disampaikan Ratna saat menggelar konferensi pers di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 3 Oktober 2018.

Ketika itu, ia mengatakan jika wajah lebamnya bukan akibat penganiayaan, melainkan operasi plastik.

Mengakui kebohongannya, Ratna mempertanggungjawabkan kesalahan yang telah ia perbuat itu.

"Saya ingin mengambil risiko atas kesalahan yang sudah saya lakukan," katanya saat diperiksa sebagai terdakwa kasus penyebaran hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Cilandak, Selasa (14/5/2019).

Namun, Ketua Majelis Hakim, Joni, menilai itu bukan alasan Ratna sesungguhnya.

"Karena saya merasa bersalah," ujar Ratna.

Ratna Berbohong, Wakil Ketua BPN Nanik S Deyang Geram

Hakim Sebut Ratna Sarumpaet Menghindar Saat Ceritakan Kronologi Kebohongan

Cuma Demi Tutupi Malu karena Operasi Plastik dan Sedot Lemak, Ratna Sarumpaet Lebih Mengaku Dianiaya

"Tolong jangan diputar-putar jawabannya. Saya hanya menguji saudara," timpal Joni.

Ratna akhirnya mengaku bahwa ada dorongan eksternal yang membuatnya mengaku telah berbohong.

Salah satunya adalah analisis dari Tompi, penyanyi sekaligus dokter bedah plastik.

"Tompi bilang (di Twitter) bukan penganiayaan, dan Polisi mencium itu," tutur Joni.

Mendengar Joni mengatakan itu, Ratna hanya menunjukkan gestur menganggukkan kepala.

Sebelumnya, dalam cuitannya Tompi sempat merasa iba saat pertama kali melihat foto wajah lebam Ratna. Ia bahkan sempat menawarkan pengobatan secara gratis.

Namun, setelah menganalisa lebih lanjut, ia meyakini wajah lebam Ratna merupakan dampak sementara usai menjalani operasi plastik.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved