Pileg 2019

Doa Caleg di Kubur Ibunya Sebelum Lolos, Iriana dan Jokowi Datang di Mimpi Istrinya

Ucapan ibu mendorong Erwin Siahaan, pengemudi ojek online, akhirnya lolos menjadi anggota DPRD Medan. Sang istri mimpi didatangi Jokowi dan Iriana.

Doa Caleg di Kubur Ibunya Sebelum Lolos, Iriana dan Jokowi Datang di Mimpi Istrinya
Tribun Medan/Fatah Baginda Gorby
Caleg PSI yang juga driver ojek online, Erwin Siahaan, bersama sang istri dan kedua buah hati. 

Mundur sebagai sopir

Ia tak ingin sekedar sebagai caleg, sehingga memutuskan berhenti sebagai sopir di bank swasta yang sudah tiga tahun dijalaninya.

Pesangon dari tempatnya bekerja sebagai sopir ini Erwin jadikan tambahan modal.

Erwin bersama rekan caleg PSI lainnya memulai kampanye dari rumah ke rumah.

Warung ke warung, komunitas marga, komunitas gereja, komunitas ojek online, pasar dan lainnya.

Selain dirinya, ia juga mensosialisasikan partainya, PSI dan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin.

"Waktu itu yang mendiskreditkan partai dan mencibir, tapi saya serius."

"Saya ini main saja serius apalagi soal yang serius seperti ini, pasti lebih serius. Selanjutnya berdoa," ucap dia.

Istri mimpi didatangi Irana dan Jokowi

Ada kejadian menarik dialami Erwin, khususnya ketika sang istri, Elfi Purba, bermimpi Presiden Jokowi dan Iriana mendatangi kontrakan mereka.

Di dalam mimpi Elfi, Presiden Jokowi sempat berbincang di rumah.

"Saya bermimpi, Pak Jokowi dan Ibu Iriana datang ke rumah kami. Di rumah ini kami mengobrol sebentar, kemudian beliau pulang," kata Elfi kepada Tribun Medan dalam artikel: Suami Raih Suara untuk Duduk jadi Anggota DPRD, Istri Pengemudi Ojol Sebelumnya Mimpi Bertemu Jokowi.

Mimpi tersebut Elfi sampaikan kepada Erwin.

Ia mengatakan kedatangan orang nomor satu di negeri ini ke rumahnya merupakan pertanda baik.

"Awalnya abang (Erwin Siahaan) tidak menanggapi dengan serius. Tetapi saya katakan, yakinlah pak dengan jalan kita ini," tambah dia.

Elvi kembali mendapatkan mimpi tak wajar untuk kedua kalinya.

"Kali itu hujan, saya melihat banyak air menetes namun jernih sekali," jelasnya.

Jokowi dan Iriana
Jokowi dan Iriana (Twitter.com/Jokowi)

Erwin tak menanggapi serius mimpi kedua dan menyebut hujan adalah berkat.

"Saya bilang, 'sudahlah, itu berkat. Kita lihat saja nanti, apa artinya itu,'" kata Erwin menenangkan istrinya.

Kemudian, anaknya Sarah (8) dan Bento (5), selalu mendoakan Erwin setiap hari agar menang dan menjadi anggota legislatif.

Setelah pemilu berlangsung dan perolehan suara Erwin melonjak, Elfi kembali mengingatkan Erwin mengenai dua mimpinya itu.

"Lalu abang mengatakan kepada saya, benar mimpimu ya ma," katanya.

Awalnya, Elfi mengaku sempat bimbang melihat langkah suaminya memilih menjadi caleg.

"Saya mendukung tapi bingung tak ada biaya. Mau kampanye pakai apa," katanya.

Kemudian menurut Elvi kebimbangan tersebut sirna tatkala melihat ketangguhan sang suami.

"Saya mengenal Bang Erwin sejak lama, dia orangnya optimis dan gigih dalam berjuanh," ucap dia.

 Doa di makam ibu sebelum pencoblosan

Sehari sebelum pencoblosan 17 April 2019, Erwin berziarah ke kuburan ibunya dan sejam dia berdoa situ.

"Bantu aku mak, kau kan sudah dekat sama Tuhan, sampaikanlah ke Tuhan mak, semoga tercapai," begitu doa Erwin kepada ibunya.

Pemilihan sudah berlangsung dan berikutnya rekapitulasi suara berjenjang dari tingkat TPS, kelurahan, lalu kecamatan.

Ia dan rekan-rekannya bergerilya mencari tahu di tingkat kecamatan. Ia tak percaya memperoleh 2.038 suara.

Erwin sebagai caleg nomor urut 1 dari daerah pemilihan Medan 5, yakni Medan Tuntungan, Medan Polonia, Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Maimun dan Medan Johor.

Poster Erwin Siahaan berjaket ojek online dan selebaran kampanyenya dengan bendera PSI.
Poster Erwin Siahaan berjaket ojek online dan selebaran kampanyenya dengan bendera PSI. (Tangkapan layar YouTube Tribun Medan TV)

Ia satu dari dua caleg PSI yang lolos dari keseluruhan 12 caleg di Medan.

Erwin hanya tamatan sekolah menengah atas, lulus dari SMA 1 Petrus Medan tahun 2003.

Sebelumnya dia pernah bersekolah di SMAN 1 Sibolga, STNK Karya Agung di Jalan Turi Medan, SMAN 2 Medan.

"Mungkin itu bisa menjadi investasi politik saya nantinya," katanya sambil tersenyum.

Meski hanya tamatan SMA, Erwin terus belajar dan memperkuat diri.

Erwin berusaha berbuat sebaik mungkin dengan niat memberi manfaat kepada banyak orang.

Perda dan banyak peraturan lainnya tentang Kota Medan sudah ia baca.

"Saya ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa kita bisa. Harus tetap jujur dalam bekerja. Kita tidak ingin menyalahi sesuai konstitusi, sesuai koridor lah," katanya.

Rekannya, T Raja Purba, mengaku senang mengenal Erwin Siahaan selama tiga tahun.

Sosoknya memang ceplas-ceplos, tapi Erwin baik, dan bersahaja.

Meski ada yang suka dan tidak, Erwin memiliki semangat luar biasa.

"Setahu saya dia dulu sopir perusahaan, sekarang driver ojol. Harapannya, ini bisa menjawab kepada masyarakat bahwa politik itu bisa murah."

"Bisa dibuktikan sahabat saya. Marilah anak muda gabung ke PSI," kata Raja Purba.

Tonton videonya di sini:

(TribunJakarta.com/Kompas.com)

Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved