Pemilu 2019

Ini Penjelasan Bawaslu Jakarta Timur atas Walk Out Saksi Golkar dari Rapat Pleno

Bawaslu Jakarta Timur angkat bicara terkait pernyataan Koordinator saksi Partai Golkar Rudy Darmawanto yang walk out dari rapat pleno rekapitulasi

Ini Penjelasan Bawaslu Jakarta Timur atas Walk Out Saksi Golkar dari Rapat Pleno
TribunJakarta/Bima Putra
Ketua Bawaslu Jakarta Timur Sakhroji di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (15/5/2019). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULO GADUNG - Bawaslu Jakarta Timur angkat bicara terkait pernyataan Koordinator saksi Partai Golkar Rudy Darmawanto yang walk out dari rapat pleno rekapitulasi Jakarta Timur karena merasa pelanggaran yang dilakukan KPU tak diusut.

Yakni saat anggota PPK Cakung menemui seorang Caleg beberapa waktu lalu dan dibawanya 20 kotak suara Kecamatan Cakung ke pleno tingkat kota meski rapat pleno Cakung belum rampung kemarin malam.

Terkait pertemuan anggota PPK Cakung dengan seorang Caleg, Ketua Bawaslu Jakarta Timur Sakhroji mengatakan PPK merupakan wadah yang bersifat ad hoc atau hanya dibentuk dan bertugas dalam waktu tertentu.

Selain bersifat sementara, merujuk Pasal 155 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota KPU dan Bawaslu tingkat kota dan kabupaten ditangani oleh pihak yang membawahi.

"Bukan dibiarkan, kalau secara aturan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilihan) itu hanya menangani pelanggaran di KPU, Bawaslu tingkat kota dan kabupaten. Kalau PPK kan di bawah tingkat kota," kata Sakhroji di Pulo Gadung, Jakarta Timur, (15/5/2019).

Karena tingkat PPK berada di bawah KPU Kota Jakarta Timur, Sakhroji menjelaskan pelanggaran kode etik yang dilakukan anggota PPK Cakung hanya dapat diusut oleh KPU Jakarta Timur.

Walk Out Rapat Pleno Jakarta Timur, Saksi Golkar Minta KPU Tindak Anggotanya yang Temui Caleg

Walk Out Rapat Pleno Jakarta Timur, Saksi Golkar Sebut KPU Tak Netral dan Lakukan Sabotase

Kecamatan Pulogadung Bakal Tutup Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Kota Jakarta Timur

Pemilu 2019, Prabowo-Sandi Unggul di 8 Kecamatan Jakarta Timur

Lantaran ditangani KPU, Sakhroji mengaku tak mengetahui pasti sanksi apa yang diberikan KPU Jakarta Timur terhadap anggota PPK Cakung yang bersangkutan.

Dia hanya membenarkan adanya kasus tersebut dan memastikan bila KPU Jakarta Timur telah mengusut kasus pelanggaran kode etik yang dilakukan anggota PPK Cakung.

"Jadi yang menangani bukan DKPP atau kami. Kalau ada anggota Panwascam yang melakukan pelanggaran kode etik baru kami yang menangani. Karena Panwascam di bawah Bawaslu Jakarta Timur," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved