Wanita Penyebar Video Penggal Jokowi Ditangkap Tanpa Perlawanan, Tertunduk saat Tiba di Polda Metro

IY ditangkap tanpa perlawanan dan langsung diangkut ke dalam mobil polisi setelah sempat diintrogasi terlebih dahulu.

Wanita Penyebar Video Penggal Jokowi Ditangkap Tanpa Perlawanan, Tertunduk saat Tiba di Polda Metro
Tribunnews.com/Fahdi
Dua perempuan yang berada dalam video ancaman terhadap Presiden Joko Widodo digiring aparat Polda Metro Jaya, Rabu (15/5/2019). 

Setelah ditangkap di kawasan Bekasi, kedua perempuan itu digiring ke Polda Metro Jaya.

Diantar dengan mobil petugas, keduanya tiba di depan Gedung Ditreskrimum, pada pukul 18.00 WIB.

Keduanya hanya tertunduk dan diam saat dicecar sejumlah pertanyaan oleh awak media.

Satu perempuan mengenakan jaket berwarna merah muda, celana jeans, masker, kerudung hitam, dan membawa tas berwarna merah.

Dua perempuan yang berada dalam video ancaman
Dua perempuan yang berada dalam video ancaman terhadap Presiden Joko Widodo digiring aparat Polda Metro Jaya, Rabu (15/5/2019).

Sementara, perempuan lainnya mengenakan kerudung biru dan jaket hitam.

Keduanya langsung menjalani pemeriksaan.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti saat menangkap IY, diantaranya kacamata hitam, telepon genggam, masker hitam, kerudung warna biru, dan tas warna kuning.

Seperti diketahui, Hermawan Susanto pada sebuah video yang viral mengancam akan memenggal Jokowi.

Hermawan melakukan ancamannya saat demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jumat (10/5/2019) siang.

Akibat perbuatannya, dirinya dikenakan pasal dugaan makar.

Polisi menangkap Hermawan di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, pada Minggu pukul 08.00 WIB.

Dalam video tersebut, IY memegang ponsel dan mengarahkan videonya kepada Hermawan.

HS Jadi Tersangka, Wanita di Video Ancam Penggal Jokowi Diminta Menyerahkan Diri

Soal HS Ancam Jokowi, Hendropriyono Akui Sangat Sedih: Tidak Sopan, Kasihan Orang Tua

Badan Wakaf Al-Quran Tolak Dikaitkan dengan Perbuatan dan Status Tersangka HS

Saat Demo di Depan Gedung Bawaslu, HS dalam Keadaan Bolos Kerja

Respon Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, terutama di bulan Ramadan agar tidak mudah mudah terpancing emosi oleh isu-isu provokatif.

Ajakan tersebut disampaikan Presiden untuk menanggapi adanya ancaman terhadap dirinya yang viral di media sosial belakangan ini.

"Ini kan bulan puasa. Kita semua puasa, yang sabar," ujar Presiden selepas meresmikan tol Pandaan-Malang di Gerbang Tol Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (13/5/2019).

Kepala Negara lantas menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

"Proses hukum serahkan kepada aparat kepolisian," ucapnya. (TribunJakarta.com/Tribunnews.com)

Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Muhammad Zulfikar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved