Cerita Para Imigran Afghanistan Jalani Puasa Ditengah Ketidakpastian Hidup di Kalideres

Mereka terlihat memenuhi trotoar di depan kantor Rudenim Jakarta dengan radius sepanjang sekitar 100 meter.

Cerita Para Imigran Afghanistan Jalani Puasa Ditengah Ketidakpastian Hidup di Kalideres
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Para imigran pengungsi asal Afghanistan yang hidup mengemper di sekitar Rudenim Jakarta menunggu waktu berbuka puasa. 

Cerita Puasa di Indonesia 

Ali yang telah satu tahun tinggal di tenda depan Rudenim mengatakan bahwa menjalani puasa di Indonesia jauh lebih mudah ketimbang di negara asalnya.

Satu di antaranya karena cuaca yang tidak seterik di kawasan timur tengah serta waktu berpuasa yang lebih singkat beberapa jam.

"Suasananya lebih gampang disini cuacanya bagus. Kalau disana panas dan 16 jam disini cuma 13 jam," 

Namun dibalik alasan tadi, faktor keamanan lah yang sejatinya membuat mereka lebih memilih berada di Indonesia meski harus dengan keterbatasan daripada pulang ke negaranya.

Terlebih, saat Ramadan seperti saat ini kondisi konflik di Afghanistan justru semakin memanas dan banyak menimbulkan korban jiwa.

"Kalau di Afghanistan tinggal di rumah tidak tenang takut ada perang. Tapi di sini meski di pinggir jalan juga aman," kata Ali yang telah setahun lebih tinggal di tenda depan Rudenim Jakarta.

Lantaran mengalami nasib yang sama, para imigran ini hidup dengan rasa persaudaraan yang erat.

Setiap harinya, mereka memasak bersama untuk sahur menggunakan satu kompor kecil yang diberikan relawan.

Makanannya pun sangat sederhana, yakni nasi putih dan mie instan. Keduanya itulah yang paling sering disantap.

Para imigran pengungsi asal Afghanistan yang hidup mengemper di sekitar Rudenim Jakarta menunggu waktu berbuka puasa.
Para imigran pengungsi asal Afghanistan yang hidup mengemper di sekitar Rudenim Jakarta menunggu waktu berbuka puasa. (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)
Halaman
123
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved