Ratusan Pedagang Makanan di Terminal Kalideres Dapat Pembinaan Tentang Tempat Pengelolaan Makanan

Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen mengatakan semua pedagang tersebut dibina serta diarahkan agar dagangan yang dijajakannya bersih, aman.

Ratusan Pedagang Makanan di Terminal Kalideres Dapat Pembinaan Tentang Tempat Pengelolaan Makanan
TRIBUNJAKARTA.COM/LEO PERMANA
Seorang pedagang makanan di Terminal Kalideres Jakarta Barat yang dibina oleh pihak Sudinkes Jakarta Barat, didampingi Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen, Kamis (16/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Ratusan pedagang makanan yang berada di Terminal Kalideres diberi pembinaan tentang tempat pengelolaan makanan, Kamis (16/5/2019).

Kegiatan itu dilakukan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan jajarannya bersama Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta.

Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen mengatakan semua pedagang tersebut dibina serta diarahkan agar dagangan yang dijajakannya bersih, aman dan sehat.

Sehingga, lanjut dia, masyarakat yang membeli makanan di Terminal Kalideres itu terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jadi untuk Terminal Kalideres ini terdiri dari Terminal Antar Kota dan Dalam Kota, itu jumlah kios yang ada 116 kios, nanti semuanya itu dilakukan pembinaan bagaimana menyajikan makanan yang bersih, aman, sehat bagi para penumpang ataupun pengemudi yang ada di Terminal Kalideres," katanya di lokasi, Kamis (16/5/2019).

Hingga Malam, Pelayanan Air Bersih di Wilayah Kalideres Alami Gangguan

Sementara Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Nita menjelaskan kegiatan terpadu ini terkait untuk mewujudkan terminal yang bersih, aman dan sehat.

Ia melanjutkan, hal yang dilakukan pihaknya dalam kegiatan tersebut terkait inspeksi kesehatan lingkungan.

"Jadi kita mulai mengajarkan bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat bagi penjamah makanannya, kemudian bagaimana pemilihan bahan makanan, bagaimana mencegah menggunakan bahan-bahan tambahan yang berbahaya terhadap makanan, supaya dihindarkan oleh para pedagang yang ada di terminal," paparnya.

Selain itu, tambah Nita, pihaknya juga menjelaskan terkait cara penyimpanan, serta cara memilih bahan-bahan baku.

"Kami memberikan penyuluhan seperti itu dan juga nanti ada pemeriksaan juga terkait pencahayaan, kebisingan, kelembapan yang dilakukan," jelas Nita.

"Juga tingkat kualitas udara di Terminal Kalideres ini kita lakukan ada pemeriksaan udara ambien, kemudian udara bebas, kelembapan, suhu dan pencahayaan. Semuanya itu untuk terwujudnya Terminal Kalideres supaya nyaman, aman bersih dan sehat," lanjutnya.

Lebih lanjut, Nita menyampaikan setelah adanya pembinaan ini akan dilakukan pengumpulan para pedagang untuk diberi penyuluhan oleh pihak puskesmas setempat.

"Kemudian, setelah itu nanti kita akan terus memantau secara berkala di terminal ini. Secara umum Alhamdulillah ya mereka karena sekarang sudah banyak yang sudah dilakukan pembinaan oleh teman-teman Puskesmas Kecamatan Kalideres," katanya.

Penulis: Leo Permana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved