Pilpres 2019

Anggap Aksi Pria yang Ancam Penggal Jokowi Bentuk Kekecewaan, Novel Bamukmin Disoraki Penonton

Novel Bamukmin mengomentari ucapan HS pria yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Anggap Aksi Pria yang Ancam Penggal Jokowi Bentuk Kekecewaan, Novel Bamukmin Disoraki Penonton
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Sekretaris DPD FPI DKI Jakarta, Novel Chaidir Hasan Bamukmin alias Habib Novel menjadi saksi dalam sidang kasus penodaan agama, dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (3/1/2017). 

"Jadi kita melihat inikan aspirasi daripada masyarakat,"

Di studio Mata Najwa sontak riuh, penonton kompak menyoraki Novel Bamukmin.

"Wooooo,woooo,"

Bukan cuma penonton, TKN Jokowi-Maruf Amin Aria Bima juga tampak kesal.

Kisah Bayi Alami Luka Serius Usai Dipegang Banyak Orang di Kondangan: Dagingnya Kelihatan

Minta Rizieq Shihab Kembali ke Jalan yang Benar, Wiranto Ungkap Kedekatannya dengan FPI

"Aspirasi?" tanyanya bingung.

Novel Bamukmin menilai pernyataan HS sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap ketidakadilan yang terjadi di pemerintah Jokowi.

"Ya artinya mereka menyampaikan kekecewaan mereka dengan ketidakadilan yang ada di negara ini," jelas Novel Bamukmin.

Novel Bamukmin kemudian menyinggung soal remaja yang beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan publik.

Remaja berusia 16 tahun itu diketahui mengancam akan menembak kepala Jokowi.

Pusing hingga Merasa Ada yang Gerak di Tubuhnya, Dinar Candy: Kesel Ngomong, Gak Usah Kirim Gituan

Bukan Dara, Ariel Noah Bongkar Lagu Ini yang Paling Personal Baginya Singgung Perubahan Kehidupan

Novel Bamukmin menilai terjadi ketidakadilan dalam penanganan kasus HS dan remaja tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved