Bus Transjakarta Tetap Beroperasi Normal saat Malam Takbiran

PT Transportasi Jakarta memastikan bahwa pihaknya tetap akan mengoperasikan bus Transjakarta secara normal saat malam takbiran, atau lebaran

Bus Transjakarta Tetap Beroperasi Normal saat Malam Takbiran
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Direktur Operasional Transjakarta, Daud Joseph di Monas, Sabtu (18/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan bahwa pihaknya tetap akan mengoperasikan bus Transjakarta secara normal saat malam takbiran, atau lebaran tahun 2019 ini.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Operasional Transjakarta Daud Joseph terkait dengan layanan bus reguler maupun Angkutan Malam Hari (Amari) di momen jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Kita tidak menghentikan pelayanan, operasional terus ada. Normal, sepanjang malam tak usah khawatir takbiran terus berjalan," ujar Daud, di kawasan Monas, Sabtu (18/5/2019).

Meski beroperasi secara normal, takbisa dipungkiri ada jalur-jalur tertentu yang mungkin saja tak bisa dilintasi khususnya pada malam hari.

Ini disebabkan lantaran adanya persiapan untuk salat Idul Fitri. Namun lanjut Daud pembatasan rute tersebut hanya akan berlangsung secara situasional. Artinya, belum dapat dipastikan. Semua bergantung dengan situasi ketika di lapangan saja.

Pengunjung Bisa Rasakan Keliling Monas Naik Bus Listrik Pekan Ini

Banyak Armada Bus yang Tidak Lolos Ramp Check di Terminal Pulogebang

Cara Merebus Kacang Hijau Agar Cepat Empuk untuk Buat Bubur, Perhatikan Hal Ini

"Dibeberapa titik tertentu, memang kadang-kadang jam dua pagi sudah mulai disiapkan untuk salat ied, jadi sudah mulai ada penutupan jalan. Nah pada kondisi seperti itu, kita terpaksa menghentikan layanan karena memang jalur sudah tidak bisa dilewati," ungkap Daud.

"Tapi setiap tahun jalurnya berbeda. Jadi kita belum bisa pastikan jalur mana saja yang kemungkinan tak bisa dilintasi. Bisa saja jalur yang tahun lalu ditutup ternyata tahun ini dibuka, atau sebaliknya. Jadi kita lihat nanti titiknya mana saja," lanjut dia.

Mengenai arus penumpang, Daud mengatakan bahwa pada saat momen-momen tertentu, tak terjadi peningkatan terhadap pengguna transjakarta.

Oleh sebab itu, PT Transjakarta sendiri tak menambah armadanya saat melayani penumpang ketika Hari Raya Idul Fitri.

"Biasanya kalau lebaran atau takbiran gitu, penumpang malah sedikit yah. Gak ada peningkatan, justru malam takbiran itu banyak yang konvoi tidak memakai angkutan umum, tapi memakai mobil pribadi atau motor pribadi," paparnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved