Hadapi Kompetisi Musim 2019, Persija Jakarta Akan Habiskan Dana Rp 100 Miliar

Juara Liga 1 2018, Persija Jakarta telah merilis jumlah dana yang akan dikeluarkan dalam mengarungi kompetisi musim 2019.

Hadapi Kompetisi Musim 2019, Persija Jakarta Akan Habiskan Dana Rp 100 Miliar
TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
Persija Jakarta menggelar acara launching tim di sebuah bioskop XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Juara Liga 1 2018, Persija Jakarta telah merilis jumlah dana yang akan dikeluarkan dalam mengarungi kompetisi musim 2019.

Manajemen Persija Jakarta telah membuat laporan daftar anggaran yang akan dikeluarkan dalam satu musim kompetisi adalah Rp100 miliar.

Jumlah pengeluaran tersebut mengalami pembengkakan lantaran di musim ini skuat Ibu Kota berniat melakukan Initial Public Offering (IPO) atau melepas saham ke publik.

Chief Executive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus mengakui pengeluaran di musim ini lebih tinggi dibanding dengan musim-musim sebelumnya.

"Total pengeluaran di musim ini hampir Rp100 miliar. Karena ada persiapan untuk IPO (Initial Public Offering)," ucap CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus kepada awak media, Sabtu (18/5/2019).

Pakai Seragam Tempur Baru di Musim 2019, Motivasi Pemain Persija Jakarta Berlipat

Marko Simic Bongkar Tiga Faktor yang Mungkin Mempersulit Persija Jakarta Tandang ke Barito Putera

Sengketa Lahan Pembangunan Stadion BMW, Persija Jakarta Akan Temui Gubernur DKI Jakarta

Sejatinya, jumlah pengeluaran operasional yang akan dikeluarkan Persija Jakarta dalam satu musim berkisar Rp 50 sampai 60 miliar.

"Kalau untuk keperluan operasional tim itu rata-rata berkisar diantara Rp50 sampai 60 miliar," terang Ferry Paulus.

Untuk menutupi kebutuhan tersebut, Manajemen Persija Jakarta mendapatkan dukungan financial dari sponsor yang masuk.

Selain itu, jumlah pemasukan dari tiket dan merchandise yang dijual ke publik diharapkan bisa menambah pemasukan tim Persija Jakarta.

"Kalau dari sponsor, masih kurang. Makanya kami masih berharap pendapatan dari tiket, merchandise, dan sebagainya," tutur pria asal Manado tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved