Alasan Kapolres Metro Jakarta Selatan Imbau Warga Tidak Lakukan SOTR

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan sahur on the road (SOTR).

Alasan Kapolres Metro Jakarta Selatan Imbau Warga Tidak Lakukan SOTR
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar sebelum rekapitulasi pemungutan suara DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan sahur on the road (SOTR).

Hal itu menyusul jatuhnya satu korban jiwa di Jalan Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2019) kemarin.

Indra menilai, potensi terjadinya konflik dari SOTR atau kegiatan berkumpul lainnya di jalan sangat besar.

"Dengan adanya korban kemarin, kita secara tegas mengimbau kepada semua masyarakat agar tidak melakukan kegiatan SOTR, mengingat potensi konflik saat berkumpul di pinggir jalan, itu akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Indra, Minggu (19/5/2019).

Ia menambahkan, akan lebih baik untuk bersantap sahur di rumah masing-masing.

"Kalau memang mau sahur bersama, bisa kita lakukan di tempat-tempat terbaik seperti masjid atau tempat-tempat lainnya. Tidak di pinggir jalan," ujarnya.

"Untuk komunitas-komunitas yang ingin sahur bersama, laporkan kepada kita. Kita pasti akan koordinir dan kita amankan," tambah dia.

Video Suasana di Rumah Duka Korban Pembacokan saat SOTR di Setiabudi Jaksel

Ini Firasat Teman Dekat Korban Pembacokan saat SOTR di Setiabudi Jaksel

Sebelumnya, remaja berusia 16 tahun bernama Danu Satria tewas saat melakukan SOTR.

Kejadian bermula saat Danu yang berboncengan dengan adiknya berpapasan dengan sekelompok geng motor di Jalan Dr Satrio.

Sempat terjadi cekcok mulut antara Danu dan geng motor, sebelum ia tewas dengan luka tusuk di bagian punggung.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved