Pilpres 2019

Gerakan Kedaulatan Rakyat Dimulai Besok, BPN: Berdemonstrasi Diperbolehkan, Tapi Jangan Anarkis

Gerakan kedaulatan rakyat yang diserukan Amien Rais dikabarkan akan dimulai pada Senin (20/5/2019) besok. Andre Rosiade imbau begini.

Gerakan Kedaulatan Rakyat Dimulai Besok, BPN: Berdemonstrasi Diperbolehkan, Tapi Jangan Anarkis
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Calon Presiden nomor 02 Prabowo Subianto saat tiba di kawasan Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Gerakan kedaulatan rakyat yang diserukan Amien Rais dikabarkan akan dimulai pada Senin (20/5/2019) besok.

Sejumlah tokoh telah mendeklarasikan gerakan kedaulatan rakyat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019) kemarin.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Politikus Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, dan Ketua Umum FPI Ustaz Sobri Lubis hadir dalam deklarasi gerakan kedaulatan rakyat itu.

Selain itu, hadir pula Sekjen FUI Al-Khaththath, mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai hingga CEO Seknas PADI Marwan Batubara.

Diwartakan Wartakota, gerakan kedaulatan rayat dibentuk sebagai respons adanya dugaan ketidakadilan di Pemilu 2019, mulai dari ketidaknetralan KPU, ASN, dan aparat.

"Belum lagi calon petahana yang tidak ambil cuti, sehingga ini nyampur sebagai paslon dan sebagai pelaksana pemerintahan," ujarnya.

"Fasilitas negara itu sudah dipisahkan, yang mestinya dia cuti itu diatur. Nah, peraturan itu sendiri dbuat untuk menguntungkan petahana," sambung Marwan.

Menurutnya, gerakan kedaulatan rakyat merupakan akumulasi dari ketidakpuasan terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019.

Karena, Marwan mengatakan Pemilu 2019 bukan lagi hanya dikategorikan sebagai kecurangan pemilu, melainkan juga kejahatan sistemik.

Omzet Pembuat Dodol Betawi di Bekasi Mencapai Ratusan Juta Rupiah saat Ramadan

Kapolres Imbau Serikat Buruh Tangerang Tidak Tersulut Isu People Power

Ada pun tindakan konkret dari gerakan kedaulatan rakyat adalah aksi unjuk rasa secara damai.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved