Breaking News:

Sempat ke Jakarta, Ini Pengakuan Pedagang Sate Babi Berkedok Sate Padang Seusai Ditangkap Polisi

Pedagang Sate Padang Berkedok Sate Padang Ngaku Jadi Korban, Alasan Lari ke Jakarta Ingin Cari Bantuan

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan, saat Press Release di Mapolresta Padang menghadirkan kedua tersangka penjual sate babi, Sabtu (18/5/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengakuan mengejutkan disampaikan pasangan suami istri pedagang sate babi berkedok sate Padang.

Setelah berhasil ditangkap aparat kepolisian dan dibawa ke Mapolresta Padang, mereka mengaku juga menjadi korban dalam kasus ini.

Hal ini jugalah yang menjadi alasan pasutri pedagang sate babi berkedok sate Padang ini lari ke Jakarta.

Padahal status mereka saat itu masih waib lapor.

BS (55) dan EV (48) yang dibekuk tim Datreskrim Polresta Padang mengaku lari dalam wajib lapor karena ingin mencari bantuan.

"Kita disini tidak diterima lagi keberadaan kita, jadi kita lari untuk mencari bantuan ke Mabes Polri," kata BS kepada TribunPadang.com, Minggu (19/5/2019).

Ia menjelaskan bahwa di Kota Padang dia sudah menjadi tersangka, dan ia ingin mencari bantuan ke Jakarta.

"Selama ini kita yang disalahkan, jadi kita mau langsung ke Mabes Polri untuk membuat laporan. Karena di sini laporan kita tidak diterima lagi," ujarnya.

Meskipun pihak kepolisian telah menetapkannya sebagai tersangka pada Februari 2019 lalu, ia masih tidak mengakui perbuatannya.

BACA SELENGKAPNYA

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved