Aksi Tawuran, Geng Motor hingga Begal Mengganas di Jaksel Jelang Sahur, Ini Sederet Faktanya

Sepanjang bulan suci Ramadan, tindak tanduk kriminal menghantui masyarakat Ibu Kota terutama saat hari berganti malam.

Aksi Tawuran, Geng Motor hingga Begal Mengganas di Jaksel Jelang Sahur, Ini Sederet Faktanya
Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Para pelaku pembacokan di Setiabudi yang menewaskan seorang remaja bernama Danu Tirta (15). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA SELATAN - Sepanjang bulan suci Ramadan, tindak tanduk kriminal menghantui masyarakat Ibu Kota terutama saat hari berganti malam.

Keresahan itu dipicu oleh maraknya aksi tawuran remaja tanggung yang tak segan-segan menghilangkan nyawa lawannya dengan brutal menggunakan senjata tajam.

Di Jakarta Selatan, aksi tawuran terjadi di sejumlah wilayah hingga menelan korban jiwa.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh TribunJakarta.com, aksi tawuran terjadi di Lenteng Agung, Cipedak, dan Kalibata pada sepekan pertama puasa.

Dari ketiga aksi tawuran yang meletus itu, sebanyak dua nyawa anak remaja melayang mengenaskan di Lenteng Agung dan Cipedak.

Selama Ramadan, Aksi Tawuran Remaja Malah Marak di Jakarta Selatan

Tiga Titik Tawuran Terjadi di Lenteng Agung Jelang Sahur, 1 Remaja Tewas

Orangtua remaja yang tewas di Lenteng Agung, Anisawati, harus merelakan anaknya, Adam Lesmana (16)  berkalang tanah di bulan Ramadan.

Siswa yang masih duduk di bangku SMP kelas dua itu tewas mengenaskan dengan luka bacok di tubuhnya usai diserang oleh kawanan geng motor yang melintas di Jalan Raya Lenteng Agung pada Rabu (8/5/2019) dini hari.

“Temennya dulu yang terkena bacok di kepalanya oleh geng motor. Adam langsung peluk temennya itu, terus geng motornya pergi. Tiba-tiba geng motor itu balik lagi, posisi Adam masih peluk Apan (temannya), langsung lah dia disabet dari belakang. Anak saya enggak lihat,” ujar dia.

Nyawa Apan tak tertolong saat dilarikan ke Rumah Sakit Zahirah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved