Berantas Premanisme dan 120 Kilogram Sabu, Polres Jakarta Barat Dapat Rekor MURI

rekor tersebut atas keberhasilan mereka menangkap preman dengan jumlah terbanyak dalam kurun waktu tahun 2018 yang mencapai 1.105 orang

Berantas Premanisme dan 120 Kilogram Sabu, Polres Jakarta Barat Dapat Rekor MURI
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan penghargaan dari MURI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Kinerja Polres Metro Jakarta Barat berhasil mendapatkan dua rekor dan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Senior Manager MURI Yusuf Ngadri mengatakan dua penghargaan itu diberikan kepada Satreskrim dan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat atas keberhasilan dalam mengungkap kasus.

Untuk Satreskrim, rekor tersebut atas keberhasilan mereka menangkap preman dengan jumlah terbanyak dalam kurun waktu tahun 2018 yang mencapai 1.105 orang.

Sedangkan untuk Satresnarkoba atas keberhasilan pengungkapan 120 kilogram sabu asal Myanmar pada April 2019.

"Untuk itu MURI mengapresiasi prestasi ini dengan dua penghargaan yakni rekor penangkapan dan penanganan preman terbanyak dalam setahun dan penangkapan sabu terbanyak dalam sekali penangkapan," kata Yusuf di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (20/5/2019).

Yusuf menyebut untuk tingkatan Polres baru Jakarta Barat yang mendapatkan penghargaan MURI.

"Belum pernah ada sebelumnya. Karenanya kami hargai mudah-mudahan menjadi motivasi ke depannya," ujarnya.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi beserta jajaran seusai apel Hari Kebangkitkan Nasional.

Selain rekor MURI, Polres Metro Jakarta Barat juga mendapatkan penghargaan dari Komnas Perlindungan Anak, Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) dan Yayasan Puteri Indonesia.

Atas beragam penghargaan tersebut, Hengki berharap semakin memotivasi pihaknya dalam menjalankan tugas.

"Dengan ini kami mengucapkan syukur dan memotivasi untuk terus berprestasi dalam memberikan yang terbaik kepada masyarakat," kata Hengki.

Hengki menuturkan banyaknya pengungkapan kasus premanisme di Jakarta Barat memang berdampak menurunnya kejahatan premanisme di wilayahnya.

Begitu pun dalam pengungkapan narkoba dimana di sepanjang tahun 2018 sampai 2019 diantaranya 1,3 ton ganja, pabrik sabu di Cibinong, penyelundupan 40 Kilogram sabu di Cilegon, dan puncaknya mengungkap penyelundupan 120 sabu.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved