Polisi Tunggu Laporan Korban Begal di Jalan Inerbang Kramat Jati

"Sampai sekarang korban masih belum melapor. Kita berharap korban segera melapor agar kasusnya bisa ditangani," kata Heru.

Polisi Tunggu Laporan Korban Begal di Jalan Inerbang Kramat Jati
Tribunnews
Ilustrasi Jambret 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Upaya penyidik Unit Reskrim Polsek Kramat Jati mengusut kasus begal di Jalan Inerbang Kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati pada Rabu (15/5/2019) urung membuahkan hasil.

Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati Iptu Heru Sugiarto mengatakan korban yang terpaksa menyerahkan handphone karena diancam pelaku menggunakan senjata tajam hingga kini belum melapor.

"Sampai sekarang korban masih belum melapor. Kita berharap korban segera melapor agar kasusnya bisa ditangani," kata Heru di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (20/5/2019).

Meski belum melapor, Heru menuturkan pihaknya telah mengetahui identitas korban dan sudah berkomunikasi secara langsung dengan kerabatnya.

Dia berharap korban segera melapor guna membantu penyidik Unit Reskrim Polsek Kramat Jati memburu pelaku yang aksinya tersorot CCTV.

Korban Lapor ke Polres Jaksel, Polisi Mulai Usut Kasus Begal Cabut Kunci di Gandaria

"Kami sudah menemui kakak korban dan minta untuk bikin laporan, tapi sampai sekarang belum bisa. Alasanya masih sibuk kerja korbanya," ujarnya.

Setelah rekaman CCTV satu toko yang menyorot kejadian viral di media sosial, penyidik Unit Reskrim Polsek Kramat Jati sendiri bergegas menyambangi lokasi.

Lantaran korban tak melapor, Heru mengaku pihaknya sempat tak mengetahui identitas korban yang jadi korban begal.

Kronologis kejadian awal justru didapat dari warga sekitar yang menolong korban setelah handphonenya dirampas begal bercelurit dan kini buron.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved