Lebaran 2019

Waspada Jalur Tengkorak dan 23 Jalur Non-Tol Rawan Kecelakaan di Jawa Tengah

Ada 23 lokasi rawan kecelakaan di jalur non-tol di Jawa Tengah, pemudik baik pengguna kendaraan roda dua dan empat diminta waspada.

Waspada Jalur Tengkorak dan 23 Jalur Non-Tol Rawan Kecelakaan di Jawa Tengah
Istimewa
Sebuah mobil Daihatsu Grand Max mengalami kecelakaan di Jalan Tol Salatiga-Solo KM 460.500 Jalur A pada Sabtu (2/3/2019) sekitar pukul 09.30 WIB. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SEMARANG - Menjelang mudik Lebaran 2019 pemerintah memberikan perhatian khusus untuk sejumlah jalur tengkorak di Jawa Tengah.

Disebut jalur tengkorak karena di jalur-jalur tersebut sering terjadi kecelakaan puluhan kali dalam setahun dan menelan korban jiwa tidak sedikit.

Tribun Jateng meliput secara khusus untuk menyoroti jalur tengkorak, termasuk menggali penyebab dan solusi terbaik pihak kepolisian maupun dinas perhubungan, demi menekan angka kecelakaan, dan support kelancaran lalulintas.

Dinas Perhubungan Jateng memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan harus diwaspadai saat arus mudik 2019.

Titik rawan umumnya berada di jalur mudik dengan volume pergerakan tinggi, seperti di jalan tol dan jalur pantura Jawa Tengah.

Garis merah rawan kecelakaan juga terdapat di sejumlah titik di jalur tengah Jateng dan jalur pantai selatan (pansela).

Kepala Dishub Jateng, Satriyo Hidayat, mengatakan ada 23 lokasi rawan kecelakaan di jalur non-tol di Jawa Tengah.

"Total ada 23 titik rawan kecelakaan. Kami sudah berkomunikasi terkait itu dengan kepolisian," kata Satriyo.

Dishub memetakan rawan kecelakaan berdasarkan frekuensi jumlah kecelakaan di lokasi tersebut dalam setahun.

Selain itu, juga mempertimbangkan jumlah korban baik yang meninggal dunia, luka berat, dan luka ringan.

Halaman
123
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved