Pemilu 2019

Jumlah Partisipasi Pemilih di Jakarta Timur di Pemilu 2019, Naik 5 Persen

Tak hanya secara umum, Wage menuturkan tingkat partisipasi warga binaan permasyaraktan (WBP) di Lapas dan Rutan wilayah Jakarta Timur ikut meningkat.

Jumlah Partisipasi Pemilih di Jakarta Timur di Pemilu 2019, Naik 5 Persen
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Antrean warga yang hendak mengurus A5 di kantor KPU Jakarta Timur, Rabu (10/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULO GADUNG - Meski menuai sejumlah sorotan dalam penyelenggaraannya, tingkat partisipasi masyarakat yang ikut menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 2019 di wilayah Jakarta Timur meningkat.

Ketua KPU Jakarta Timur Wage Wardana mengatakan jumlah partisipasi masyarakat di wilayah Jakarta Timur meningkat lima persen dibanding tingkat partisipasi masyarakat di Pilpres 2014 lalu.

"Jumlah partisipasi sekarang 80 persen, waktu Pilpres 2014 jumlah partisipasi 75 persen, jadi meningkat. Kalau target nasional kan 77,5 persen, kita sudah 80 persen jadi sudah memenuhi target," kata Wage saat dihubungi di Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (21/5/2019).

Tak hanya secara umum, Wage menuturkan tingkat partisipasi warga binaan permasyaraktan (WBP) di Lapas dan Rutan wilayah Jakarta Timur ikut meningkat.

Pun dengan tingkat partisipasi penyandang disabilitas setelah Mahkamah Konstitusi memperbolehkan tuna grahita memiliki hak pilih sebagaimana penyandang disabilitas lain.

Sederet Ancaman Aksi 22 Mei, Terbaru Seorang Guru Diduga Sebarkan Ancaman Teror Bom Diringkus Polisi

"Meningkat juga, tapi untuk berapa peningkatannya partisipasi di Lapas, Rutan, penyandang disabilitas belum diukur secara pasti. Yang jelas meningkat dibanding tahun lalu," ujarnya.

Namun dia menyoroti penyelenggaraan Pemilu 2019 yang menggabungkan Pilpres dengan Pemilu sehingga menambah beban KPU selaku penyelenggara.

Selain menambah beban, Wage menilai penggabungan tersebut membuat masyarakat tak sepenuhnya mengenal para Caleg karena lebih fokus ke pemilihan presiden.

"Pilegnya kurang terekspos, kan keduanya penting untuk masyarakat. Biar maksimal juga daya eksplorasi masyarakat terkait dengan calonnya (Caleg)," katanya.

Jumlah pemilih di Jakarta Timur yakni sebesar 2.321.849, tapi bila dirinci jumlah pengguna hak pilih DPT sebanyak 1.797.221, DPTb sebanyak 22.891, DPK sebanyak 48.070 dan jumlah pengguna hak pilih keseluruhan 1.868.182.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved