Pemilu 2019

Komnas HAM: Kami Belum Temukan Laporan Valid Petugas KPPS yang Diracun

"Sampai saat ini kami belum menemukan laporan yang valid ada petugas KPPS yang diracun," kata Damanik.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ahmad Taufan Damanik Ketua Komnas HAM saat dijumpai di kediaman almarhum Abdul Hakim Garuda Nusantara, di Perumahan Kemang Regensi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Akan tetapi demi meningkatkan kualitas pemilu dan penghormatan atas hak untuk hidup (right to life) yang merupakan supreme human rights, yaitu bahwa tanpa pemenuhan hak hidup, hak-hak asasi manusia lain tidak akan mempunyai arti apa-apa, menurut Komnas HAM, Negara memiliki kewajiban tertinggi untuk mencegah dan memulihkan peristiwa yang menyebabkan hilangnya hak untuk hidup.

"Komnas HAM belum menemukan indikasi adanya kejanggalan dalam peristiwa meninggalnya petugas penyelenggara pemilu namun demikian sesuai dengan UU kesehatan untuk mengetahui sebab kematian yang lebih valid dari seseorang adalah melalui tindakan autopsi di mana persetujuan keluarga petugas menjadi syarat utamanya," kata Damanik.

Komnas HAM juga meminta Negara melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem kepemiluan yang berimbas terhadap dampak kematian dan sakit bagi penyelenggara terutama KPPS, PPS, PPK, Pengawas dan Petugas Keamanan, baik aspek regulasi persyaratan mengenai rekriutmen, usia, beban kerja, jaminan kesehatan (asuransi), kelayakan honor, dan logistik kepemiluan.

Penarikan SPDP Prabowo Ditarik, Fadli Zon: Sangat Jelas Tidak Profesional

Pukul Telak Blazers, Warriors Tembus Final Lima Kali Beruntun di Playoffs NBA

Menang Telak Lawan Persipura, Pemain Persib Bandung: Menambah Kepercayaan Diri

Terakhir, Komnas HAM meminta adanya kepastian tanggung jawab oleh Negara, baik melalui Pemerintah, DPR, KPU dan Bawaslu RI untuk memastikan adanya penanganan terhadap petugas baik meninggal dan sakit, termasuk pemulihannya sehingga tidak ada lagi petugas jiwa selanjutnya.

"Termasuk memberikan pembebasan biaya pengobatan bagi petugas sakit dan segera pencarian santunan oleh Pemerintah," kata Damanik.

Kegiatan pemantauan yang dilakukan Komnas HAM tersebut adalah wujud penghormatan atas Hak Hidup sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. (Gita Irawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komnas HAM Tidak Temukan Petugas KPPS yang Meninggal Karena Diracun

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved