Pengrajin Jakarta Dilatih Agar Bisa Ekspor Barang Keluar Negeri
Kegiatan Pameran Gelar Produk Kreatif Industri Kecil dan Menengah (IKM) digelar di halaman kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (20/5/2019).
Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Kegiatan Pameran Gelar Produk Kreatif Industri Kecil dan Menengah (IKM) digelar di halaman kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (20/5/2019).
Penasehat Dharma Wanita Persatuan Fery Farhati Ganis menghadiri kegiatan tersebut usai kunjungan rutinnya untuk Safari Ramadan.
Dia menyebutkan, pameran tersebut disediakan untuk interaksi pengrajin dengan masyarakat.
"Kita memang menyediakan tempat interaksi antara pengrajin dengan masyarakat, ini yang dilakukan DPW. Dan Alhamdulillah saya melihat karya ibu-ibu, bapak-bapak dan warga semua bagus-bagus dan mudah-mudahan acara ini bisa membuat para pengrajin jadi semangat dan terus berkarya," kata dia saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (20/5/2019).
Fery berharap acara seperti ini semakin sering karena kita ingin memakmurkan pengrajin kita.
"Ada sembilan Dekranasda yang ikut pada pameran kali ini. Jadi Dekranasda ini yang membina pengrajin didampingi oleh Dinas PE dan UMKM dan beberapa kepala dinas. Intinya kami menarik banyak anggota dan mudah-mudahan kedepan ada koperasinya bisa berjalan dan bisa memakmurkan masyarakat," lanjut dia.
Dikatakannya selain pendampingan, pelatihan dan pameran serta kerja sama juga dilakukan dengan Kementrian Perdagangan untuk membina pengrajin untuk melakukan ekspor barang.
"Jadi pengrajin kita kreasinya tidak hanya dijual di Indonesia tetapi dilatih dan dibina untuk bisa mengekspor barangnya. Akan ada pengawasan kualitas juga," ucapnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Ricki Marojahan Mulia mengungkapkan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mempromosikan dan memamerkan produk-produk IKM.
"Target PKT ada 9600 untuk pelatihan ini yang P5 yang pemasaran. Rencananya akan ada 18 even se DKI Jakarta, ini kebetulan acara yang pertama di Wali Kota Jakarta Utara," ucapnya.
• Istri Anies Baswedan Ceritakan Kenangan Soal PKK Saat Safari Ramadan ke Kantor Wali Kota Jakut
• Dinas Lingkungan Hidup DKI Belum Temukan Industri yang Cemari Kali Sunter Hingga Airnya Berubah Biru
Dipilihnya Kantor Wali Kota, disebutkannya karena masyarakat lebih tahu dan lebih gampang untuk aksesnya.
"Kantor Wali Kota dipilih karena lebih dekat dengan masyarakat, kemudian dari karyawan juga ada banyak," tutupnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/plt-kepala-dinas-perindustrian-dan-energi-dki-jakarta-ricki-marojahan-mulia.jpg)