Pria Ancam Penggal Kepala Jokowi Kirim Surat Permohonan Maaf ke Presiden, Ini Isinya

HS (25) pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka yang mengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo menyampaikan permohonan maaf.

KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Tersangka berinisial HS (25) yang mengancam memenggal Presiden Joko Widodo ditahan di Polda Metro Jaya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - HS (25) pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka yang mengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo menyampaikan permohonan maaf.

HS memohon maaf kepada Presiden Joko Widodo melalui surat yang ditulis di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Isi surat tersebut ditunjukkan oleh kuasa hukum HS, Sugiarto Atmowijoyo, kepada wartawan.

Surat itu ditulis dengan tulisan tangan dan ditandatangani HS pada 21 Mei 2019.

Berikut isi lengkap surat tersebut:

Saya memohon maaf dengan Bapak Ir. H. Joko Widodo yang terhormat atas ucapan saya yang sudah mengancam Bapak Ir. H. Joko Widodo Presiden Republik Indonesia.

Saya tidak ada maksud mengancam bapak untuk membunuh/memenggal kepala Bapak Ir. H. Joko Widodo.

Saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan saya atas kesalahan saya yang fatal.

Sedianya agar dimaafkan oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo dan masyarakat Indonesia.

Demikian surat permohonan maaf ini yang sudah mengancam Presiden Republik Indonesia yaitu Bapak Ir. H. Joko Widodo.

Saya sampaikan atas perhatian dan kemurahan hati bapak yang terhormat, saya ucapkan terima kasih.

HS telah ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, pada Minggu dua pekan lalu.

Polisi juga mengamankan barang bukti, di antaranya jaket, tas, dan telepon genggam, di rumahnya di kawasan Palmerah.

Ditangkap Polisi,Perekam Video Rekam Ancam Penggal Kepala Jokowi Pesan ke Anaknya Siapkan Bekal Adik

Anggap Aksi Pria yang Ancam Penggal Jokowi Bentuk Kekecewaan, Novel Bamukmin Disoraki Penonton

HS diduga telah melontarkan ancaman untuk memenggal Presiden Joko Widodo saat dia ikut serta dalam aksi demonsrasi di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin pada 10 Mei 2019.

HS kini dijerat dengan pasal makar, yakni Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukumannya adalah seumur hidup.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Isi Surat Permohonan Maaf Tersangka yang Ancam Penggal Jokowi",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved