Pilpres 2019

Tanggapi Kabar BPN Enggan Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK, Refly Harun Singgung Beda Omongan dan Data

BPN tolak bawa bukti kecurangan ke MK, pakar hukum tata negara Refly Harun sebut kadang omongan beda jauh dengan data yang ada.

Tanggapi Kabar BPN Enggan Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK, Refly Harun Singgung Beda Omongan dan Data
YouTube/Tv One
Refly Harun 

"Bisa 180 derajat berbeda saat kita mengatakan ada kecurangan tetapi di format dalam sebuah permohonan kita tak menemukannya," papar Refly Harun.

Viral di Medsos Jokowi Tak Bisa Jadi Presiden meski Raih 51 % Lebih, Ini Komentar Refly Harun

Rafathar Intip Nama Kontak Paula Verhoeven di Ponsel Baim Wong

Refly Harus lantas menyatakan, laporan sengketa pemilu 2014 itu tak ada satupun alat bukti yang bisa mendukung mengenai dugaan kecurangan.

"Biasanya pengacara hanya untuk pintu masuknya aja karena harus signifikan mempengaruhi hasil pemilu sehingga misalnya ada paslon yang tertinggal dan ia bisa mengklaim kekurangan suara tersebut."

Refly Harun
Refly Harun (YouTube/Tv One)

"Saat itu, semua pemilih dihitung, kemudian Daftar Pemilih Khusus juga dihitung sehingga kita tak bisa mengklaim itu. Enggak bisa dibuat asal-asalan dan jumlahnya pula diitung, jelasnya.

Habiskan Biaya Rp 591 Juta, Intip Tampilan Rumah Lalu Muhammad Zohri Sesudah Renovasi

Bagaimana Hukum Puasa Ramadan saat Baru Sadar Sedang Haid Setelah Berbuka? Ini Penjelasannya

Refly Harun menyatakan, tak bisa membuat data pengajuan sengketa pemilu 2019 dengan hanya asal-asalan.

"Makanya saya katakan tak gampang. Kalau nantinya kita tak mua aspek kuantitatif, maka yasudah kita buat kualitatifnya."

"Selanjutnya kita bahas mengenai tudingan kecurangan terstruktur, sistematis dan masif, enggak bisa mengatakan sebuah rentetan kejadian sebagai representasi kesemuanya. Ini soal hukum pembuktian, bukan keyakinan" papar Riza Patria.

Simak videonya:

Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved