Aksi 22 Mei

Cerita Karyawati yang Dapat Libur Dadakan Imbas Kerusuhan di Jalan KS Tubun

"Akhirnya atas kebijakan atasan, pukul 06.00 WIB baru dikabari bahwa aktifitas di kantor diliburkan," imbuh Putri.

KOMPAS TV
Massa di Kawasan Asrama Brimob, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kantor perusahaan Putri Yani membuat keputusan meliburkan karyawan pada Rabu (22/5/2019). Perusahaan memberitahu libur dadakan pada pukul 06.00 WIB menyusul terjadinya aksi rasa dan kerusuhan di sekitar Asrama Brimob, Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat, tadi malam.

Kantor tempat Putri Yani berada di Jalan KS Tubun. Wanita asal Tangerang tersebut rupanya tak menyangka bahwa kantornya akan berimbas oleh kerusuhan yang awalnya hanya terjadi di sekitar Bawaslu.

"Awalnya enggak kepikiran akan berdampak ke kantor kami karena lokasinya cukup jauh tapi ternyata dengar kabar kalau massa udah ramai di kawasan KS Tubun dini hari tadi, panik banget akhirnya," ujar Putri Yani kepada TribunJakarta.com, Rabu (22/5/2019).

Lokasi kantornya yang tak jauh dari Asrama Brimob Polri pun membuat ia sempat mengurungkan niat ke kantor sebelum akhirnya dirinya lega karena mendapat libur dadakan dari kantor.

"Awalnya sudah berencana mau izin enggak ke kantor aja karena kondisinya masih siaga begitu, tapi saya tetap terus memantau grup kantor buat update informasi," kata dia.

Ia pun bercerita bahwa keluarganya terutama sang ibu sangat khawatir dan melarang ia bekerja di hari ini.

Apalagi mendengar adanya aksi pembakaran mobil yang dilakukan massa di lokasi asrama Brimob.

"Dari sahur sampai subuh saya pantau terus informasi dan tanya ke teman-teman, ternyata semakin panas suasana, akhirnya atas kebijakan atasan, pukul 06.00 WIB baru dikabari bahwa aktifitas di kantor diliburkan," imbuh Putri.

Bekerja sebagai seorang marketing dan admin media sosial, Putri pun rupanya tetap melakukan aktifitasnya dari rumah.

Namun hal itu dirasa kurang efektif baginya karena tidak fokus dan tidak efisien.

Temui Jokowi di Istana Bogor, AHY Mengaku Bangga Prabowo Ingin Tempuh Jalur Konstitusi

Massa Aksi 22 Mei Mulai Berdatangan di Bawaslu RI

Korban Bentrok Akibat Aksi 21-22 Mei Masih Terus Berdatangan di RSUD Tarakan

Begitupun dengan rekan-rekannya yang harus megolah data di kantor, hal ini dirasa Putri cukup merugikan karena aktifitasnya jadi terganggu.

"Saya kasian sama teman-teman lainnya yang harus mengakses data di kantor dan sebagainya, apalagi teman-teman di kantor besar yang juga harus libur gara-gara kejadian ini," ungkap Putri.

"Sangat disayangkan saja ya karena berapa banyak perusahaan yang rugi karena kejadian ini dan kami para pekerja pun jadi was-was di kemudian harinya," tutup Putri.

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved