Breaking News:

PT KAI Ubah Keberangkatan untuk 33 Kereta yang Berangkat dari Gambir dan Jatinegara

PT KAI Daop 1 Jakarta, melakukan kebijakan rekayasa pola operasi yang disebut berhenti luar biasa (BLB).

Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Kereta Api 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - PT KAI Daop 1 Jakarta, melakukan kebijakan rekayasa pola operasi yang disebut berhenti luar biasa (BLB).

Hal tersebut terkait rencana penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas yang akan dilakukan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Dimana dengan adanya aksi massa di beberapa titik di Jakarta sejak Selasa sampai dengan Rabu (21-22 Mei)

Dengan berpontensi menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan di Jakarta.

Salah satunya disinyalir akan terjadi kepadatan kendaraan di area Stasiun Gambir yang mengakibatkan calon penumpang KA terjebak macet dan kesulitan menuju Stasiun Gambir.

"Rekayasa pola operasi pemberangkatan KA ini akan dilakukan pada Rabu (22/5/2019) mulai pukul 05.25 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB, berlaku mulai keberangkatan KA 20A (Argo Parahyangan) tujuan Bandung sampai dengan 7098 (Argo Parahyangan Tambahan) tujuan Bandung," jelas Eva Chairunisa, Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/5/2019).

Keseluruhan, ada 33 KA keberangkatan dari Stasiun Gambir, yang akan direkayasa pola operasi pemberangkatannya.

“Biasanya KA yang berangkat dari Stasiun Gambir tidak berhenti di Stasiun Jatinegara, namun khusus hari ini, KA yang berangkat dari Stasiun Gambir akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk proses naik-turun penumpang," imbuh Eva.

Harus Berjiwa Besar Menghadapi Kekalahannya, JK Minta Prabowo-Sandi Bantu Tenangkan Warga

TNI Diisukan Tak Ikut Bantu Polri Tangani Aksi 22 Mei, Wiranto dan Panglima TNI Beri Jawaban Kompak

"Hal ini untuk memudahkan calon penumpang KA yang kesulitan menuju Stasiun Gambir karena terkena imbas kemacetan. Sebagai alternatif mereka bisa berangkat dari Stasiun Jatinegara dengan rekayasa pola operasi pemberangkatan ini,” kata Eva.

Rekayasa pola operasi ini, lanjutnya, tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kerja sama dengan para calon penumpang.

Maka, PT KAI Daop 1 Jakarta pun mengimbau agar calon penumpang dapat mengantisipasi dengan mengecek kembali jadwal keberangkatan KA nya dan memperkirakan waktu keberangkatan KA-nya, sehingga tidak tertinggal.

"Kami juga menyiagakan petugas untuk membantu pelayanan penumpang di sana," tutup Eva.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Aksi 22 Mei, PT KAI Ubah Keberangkatan untuk 33 Kereta yang Berangkat dari Gambir dan Jatinegara

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved