Pilpres 2019

Soal Kericuhan di Petamburan & Tanah Abang, Moeldoko: Ada Upaya Sistematis dari Kelompok Tertentu

Menurut Moeldoko, kelompok tersebut melakukan upaya-upaya sistematis untuk membawa suasana menjadi tidak baik.

Soal Kericuhan di Petamburan & Tanah Abang, Moeldoko: Ada Upaya Sistematis dari Kelompok Tertentu
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat ditemui di sela-sela acara halalbihalal, di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko angkat suara terkait kericuhan yang terjadi di Petamburan dan Tanah Abang, Rabu (22/5/2019).

Kericuhan terjadi di sejumlah titik di Jakarta mulai dari dini hari hingga pagi tadi.

Terbaru, kericuhan terjadi di kawasan Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menanggapi hal itu, Moeldoko menduga ada kelompok lain yang sengaja membuat suasana pasca Pilpres 2019 menjadi keruh.

Menurut Moeldoko, kelompok tersebut melakukan upaya-upaya sistematis untuk membawa suasana menjadi tidak baik.

"Yang saya sampaikan dari awal telah terbukti ada upaya sitematis dari kelompok tetentu di luar kelompok teroris dompleng pada asuasna ini," ujar Moeldoko seperti dilansir dari tayangan YouTube TVONE.

Berkumpul di Sekitar KPU, Massa Akan Bergerak ke Bawaslu

Polisi Dibantu Ulama FPI Bubarkan Kerusuhan di Asrama Brimob Petamburan

Moeldoko pun mengakatana bahwa situasi atau peristiwa politik sesungguhnya telah berakhir.

Hal itu mengingat kubu pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kelompok 02 telah melakukan upaya ke MK, tetapi sekarang masih berlangsung ada upaya untuk membawa suasana yang keruh yaitu kegiatan lapangan yang dari waktu ke waktu perkembangannya kurang baik," urainya.

Moeldoko menegaskan bahwa upaya-upaya kelompok tertetu tersebut jelas untuk melakukan kerusuhan.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. 
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.  (ISTIMEWA/Setneg)
Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved