Cerita Pedagang Pasar Glodok yang Libur Saat Adanya Aksi 22 Mei
"Kurang tahu kalau ada yang buka atau tidak karena saya kebetulan libur, tapi untuk hari ini aktifitas di pasar kembali normal," kata dia.
Penulis: Leo Permana | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN SARI - Uda, pedagang di Pasar Glodok, Jakarta Barat, terpaksa meliburkan diri saat terjadi Aksi 22 Mei, kemarin,
Selain karena adanya penutupan jalan, Uda juga karena khawatir terjadi sesuatu saat aksi 22 Mei tersebut.
"Pastilah khawatir kan juga akses jalan dimana-mana ditutup, ya sudah saya libur di rumah," kata Uda di lapaknya, Kamis (23/5/2019).
Ia menambahkan para pedagang lainnya juga memiliki kekhawatiran yang sama dengannya.
Hanya saja dia tidak mengetahui secara jelas bila ada pedagang yang buka di sana.
"Kurang tahu kalau ada yang buka atau tidak karena saya kebetulan libur, tapi untuk hari ini aktifitas di pasar kembali normal," kata dia.
Pantauan TribunJakarta.com, di Pasar Glodok terpantau aktifitas jual beli di sana normal.
• Warung Kelontong Dijarah Perusuh, Kerugian Ditaksir Rp 20 Juta
• Berharap Kericuhan di Jakarta Segera Selesai, Wali Kota Airin: Cintai Negara
• Keluarga Tolak Autopsi Korban Tewas Kerusuhan di Sekitar Bawaslu RI
Para pedagang, dari yang menjual elektronik, pakaian hingga bahan pokok membuka tokonya.
Namun, ada beberapa toko yang belum buka saat TribunJakarta.com menyambangi pasar tersebut pada Kamis pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suasana-di-pasar-glodok-jakarta-barat-kamis-2352019.jpg)