Pilpres 2019

Ditanya Kesiapan KPU Buka Bukti-bukti di MK, Arief Budiman: Itu Bagian dari Tanggung Jawab Kami!

Ketika ditanya kesiapan KPU untuk membuka bukti pilpres 2019 di MK, Arief Budiman sebut merupakan bagian tanggung jawab pihaknya.

Ditanya Kesiapan KPU Buka Bukti-bukti di MK, Arief Budiman: Itu Bagian dari Tanggung Jawab Kami!
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Capres petahana Joko Widodo dan Capres Prabowo Subianto bercanda disaksikan Ketua KPU Arief Budiman menjelang dimulainya debat putaran empat di Hotel Shangri La, Jakarta (30/3/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman menuturkan kesiapannya saat ditanya akan menghadapi gugatan BPN Prabowo-Sandi soal hasil pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebagaimana diketahui, BPN Prabowo-Sandi telah memutuskan akan mengajukan gugatan sengketa hasi Pilpres 2019 ke MK dalam rapat internal di Kediaman Prabowo pada Selasa (21/5).

"Menyikapi hasil dari KPU RI yang sudah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi, rapat hari ini memutuskan paslon 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," ujar Direktur Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui seusai rapat internal dilansir dari Tribunnews.com.

Dasco mengatakan, dalam tempo beberapa hari pihak BPN akan menyiapkan materi untuk mengajukan gugatan.

"Oleh karena itu dalam tempo beberapa hari ini kami akan mempersiapkan materi sesuai dengan tenggat waktu yang ada untuk memajukan gugatan ke MK," imbuh Dasco.

Adanya itikad untuk mengajukan gugatan ke MK itu lantas membuat Najwa Shihab sebagai pembawa acara Mata Najwa mempertanyakan kesiapan KPU RI dalam menghadapinya nanti.

Prabowo Disebut Harus Menang Sebagai Negarawan, Feri Amsari Beberkan Cara yang Harus Dilakukan

Ditanya AHY Temui Jokowi Pertanda Bakal Koalisi, Reaksi Ferdinand Hutahaean Disambut Tepuk Tangan

Pertanyaan tersebut dilontarkan Najwa Shihab saat Arief Budiman hadir menjadi narasumber acara Mata Najwa pada Rabu (22/5).

"Berdasarkan konstitusi, KPU nantinya akan menghadapi sengketa ini yang berlanjut ke MK. Apakah KPU sudah siap jika memang harus membuka bukti-bukti untuk menunjukkan apa yang diputuskan direkapitulasi?" tanya Najwa Shihab.

Arief Budiman menyatakan, membuktikkan pekerjaan yang telah dilakukan KPU merupakan bentuk tanggung jawab.

Komisioner KPU Arief Budiman menunjukkan desain surat suara yang sudah disetujui untuk Pilpres 2014 di kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2014). KPU resmi menyetujui surat suara yang akan digunakan di dalam negeri dan di luar negeri pada Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisioner KPU Arief Budiman menunjukkan desain surat suara yang sudah disetujui untuk Pilpres 2014 di kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2014). KPU resmi menyetujui surat suara yang akan digunakan di dalam negeri dan di luar negeri pada Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. TRIBUNNEWS/HERUDIN (Tribunnews.com/Herudin)

"Membuktikkan apa yang telah dikerjakan oleh KPU itu adalah benar dan merupakan tanggung jawab KPU," ucap Arief Budiman.

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved