Pria di Bekasi Diciduk Usai Transaksi Sabu di Dekat Warung Kopi

"Jadi di depan warung kopi TKP penangkapan informasinya sering dijadikan tempat transaksi narkotika oleg tersangka," tutur Erna.

Pria di Bekasi Diciduk Usai Transaksi Sabu di Dekat Warung Kopi
Istimewa
tersangka narkoba jenis sabu diciduk polisi di Jalan Jambu Jatiasih Kota Bekasi berinisial RPD. (Istimewa). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Jajaran Polsek Pondok Gede Polres Metro Bekasi Kota menangkap seorang pria berinisial RPD (29), warga Jalan Jambu, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Pria terebut ditangkap lantaran kedapatan memiliki narkoba jenis sabu seberat 0,51 gram yang disimpan di dalam kantung plastik klip bening.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Polisi Erna Ruswing Andari mengatakan, penangkapan terhadap tersangka RDP dilakukan usai anggota Polsek Polsek Pondok Gede menerima laporan adanya aktivitas mencurigakan di sebuah warung kopi tempat tersangka melakukan transaksi sabu.

"Berawal dari informasi masyarakat ya, anggota langsung melakukan penyelidikan, tersangka ditangkap Minggu (19/5) malam," kata Erna saat dikonfirmasi, Kamis (23/5/2019).

Dia menjelaskan, setelah mendapatkan ciri-ciri pelaku, polisi kemudian langsung menghampiri pria tersebut. Tanpa menunggu lama, polisi langsung melakukan penggeledahan dan mendapti barang bukti narkoba jenis sabu.

"Di kantong celana depan, satu paket sabu yang dibungkus plastik klip bening," ungkap Erna.

Polisi kemudian melakukan introgasi terhadap tersangka dan mengaku barang haram itu didapat dari seorang pengedar berinisial A.

"Jadi di depan warung kopi TKP penangkapan informasinya sering dijadikan tempat transaksi narkotika oleg tersangka," tutur Erna.

Keluarga Tolak Autopsi Korban Tewas Kerusuhan di Sekitar Bawaslu RI

Pemerintah Sudah Tahu Dalang Kerusuhan, Wiranto: Yang Menyerang Itu Preman Dibayar

Kabar Persib: Artur Merasa Bukan Superstar, Tim Makin Kompak di Tangan Robert Rene Alberts

Barang haram itu diakui tersangka dibeli untuk kebutuhan konsumsi pribadi, dia mengaku baru beberapa kali menggunakan narkoba jenis sabu. Polisu juga selanjutnya melakukan pemeriksaan urine dan didapati posotif narkoba.

"Untuk pengedarnya tersangka A saat ini masih kita buru, idnititas dan bukti-bukti sudah kita kantongi," tegas dia.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsidaer Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved