Lebaran 2019

Dishub Kabupaten Tangerang Perketat Uji Kelaikan Angkutan Mudik: Kini Jadi 2 Bulan Sekali

"Namun, bagi yang belum lulus kelayakan, supir wajib membawanya ke bengkel terlebih dahulu untuk diperbaiki sebelum dilakukan pengujian kembali," kata

Dishub Kabupaten Tangerang Perketat Uji Kelaikan Angkutan Mudik: Kini Jadi 2 Bulan Sekali
TribunJakarta/Ega Alfreda
Uji kelayakan kendaraan penumpang menjelang Lebaran dan mudik 2019 di Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jumat (24/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Mendekati Lebaran dan mudik 2019, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang perketat uji kelaikan angkutan penumpang.

Menjelang masa mudik 2019 ini pun Dishub Kabupaten Tangerang memajukan masa uji kelaikan yang biasanya enam bulan sekali menjadi dua bulan sekali.

Kasubag Uji kir Dishub Kabupaten Tangerang, Cecep mengatakan, pengetatan uji KIR sengaja dilaksanakan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang mudik dan mengurangi potensi angka kecelakaan.

Pemeriksaan yang mayoritas dilakukan untuk bus mencakup kelistrikan, fungsi rem tangan dan kaki, rotasi kecepatan ban, kaki-kaki mobil, ketersediaan pemecah kaca jendela, dan emisi gas buang.

"Pemeriksaan kendaraan itu meliputi sistem kemudi, pengereman, kelistrikan lampu-lampu juga nanti emisi gas buangnya. Kalau kendaraan memang di atas tahun 2010 nanti ada ambang batasnya, kalau memang dia masuk kita lulusan, standarnya kalau tahun 2010 itu 45," jelas Cecep di Kabupaten Tangerang, Jumat (24/5/2019).

Lanjutnya, bila kendaraan angkutan penumpang sudah lolos uji kelaikan dan layak untuk berangkat mudik maka akan diberikan buku dan stiker kelaikan kendaraan oleh petugas.

"Namun, bagi yang belum lulus kelayakan, supir wajib membawanya ke bengkel terlebih dahulu untuk diperbaiki sebelum dilakukan pengujian kembali," jelas Cecep.

Truk bertonase berat pengangkut bahan material pun, lanjut Cecep, wajib mengikuti uji kelaikan kendaraan apa bila akan beroperasi pada masa mudik 2019.

Pemkot Tangerang kembali Raih WTP yang ke-12 Berturut-turut

Pagar Kawat Berduri dan Barikade Brimob Kembali Siaga di Depan Gedung Bawaslu RI

Baru Gabung Persija Jakarta, Feby Eka Putra Langsung Dipanggil TC Timnas Indonesia U-23

Sementara, kata Cecep, jajarannya akan memberikan peringatan keras dengan melayangkan surat bagi pengusaha PO bus yang enggan melakukan uji kelaikan.

Bila surat peringatan tidak diindahkan, maka petugas Dishub Kabupaten Tangerang akan langsung menyambangi pangkalan dan terminal bus terkait.

"Selain untuk meminimalisir angka kecelakan, uji kelayakan dianggap penting guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik khusus yang menggunakan jasa transportasi darat," pungkas Cecep.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved