Harapan Pengunjung Pasar Tanah Abang: Jangan Gitu Lagi, Kita Saudara

"Kita belanja kesini lillahi ta'ala aja niatnya. Jangan demo-demo kayak kemarin lagi," tutur Nurhani

Harapan Pengunjung Pasar Tanah Abang: Jangan Gitu Lagi, Kita Saudara
TribunJakarta/Lita Febriani
Suasana Pasar Tanah Abang yang mulai beroperasi, Jumat (24/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, PETAMBURAN - Para pengunjung Pasar Tanah Abang yang ingin berbelanja harus menunda keinginan mereka selama dua hari kemarin.

Pusat grosir terbesar di Indonesia ini tutup selama dua hari selama Aksi 22 Mei.

Meski masih merasa was-was saat berbelanja di Pasar Tanah Abang, Nurhani seorang warga Bekasi tetap berangkat.

"Kita belanja kesini lillahi ta'ala aja niatnya. Jangan demo-demo kayak kemarin lagi," tutur Nurhani kepada TribunJakarta.com, Jumat (24/5/2019).

Menurut Nurhani, aksi seperti kemarin tidak perlu terjadi karena semuanya merupakan saudara.

"Kalau kayak kemarin, yang luka yang sakit kan kita sendiri, orang-orang Indonesia. Kita saudara. Janganlah kayak kemarin," tambahnya.

Sementara Tatik, warga Depok, mengungkap dirinya masih sedikit waspada berbelanja di Tanah Abang.

"Iya ini, takut. Tadi yang dagang aja udah nyuruh cepet-cepet belanjanya. Katanya juga mau tutup cuma buka setengah hari," ungkap Tatik yang sembari menata belanjaannya.

Ia datang ke Tanah Abang bersama dua menantunya dan cucunya yang masih balita.

Pesanan pakaian yang ia dapat menjelang lebaran sekarang ini cukup banyak, sehingga membuatnya harus berbelanja ke Tanah Abang.

Taklukkan Taiwan 3-2, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Sudirman 2019

Pedagang Pasar Tanah Abang Kembali Gelar Lapak: Buka Hingga Sore

Belum Terlihat Kerumunan Massa di Gedung Mahkamah Konstitusi

"Pesenan sih banyak. Niatnya mau dihabisin sehari ini. Mana belanjaan masih belum dapet semua. Apalagi bawa bayi ini, kalau sendirian mah kalau apa-apa masih bisa lari, nah ini ada bayi," ungkap Tatik.

Tatik berharap kejadian seperti dua hari lalu tak terulang agar semua bisa selalu aman.

"Jangan gitu lagi ah, ngeri. Mau kemana-mana susah kan. Yang aman-aman aja ya," sambunya.

Tatik dan keluarga datang ke Pasar Tanah Abang sejak pukul 9.00 WIB dan hingga saat ini masih melanjutkan berburu barang dagangan.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved