Lebaran 2019

Jelang 10 Hari Terakhir Ramadan, Penjual Bungkus Ketupat Ramai di Pasar Serpong

Ia menyebut pada hari memasuki malam ke-20 ada tradisi Selikur yang biasanya di beberapa daerah menyajikan ketupat.

Jelang 10 Hari Terakhir Ramadan, Penjual Bungkus Ketupat Ramai di Pasar Serpong
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Penjual bungkus ketupat di Pasar Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (24/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, SERPONG - Menjelang 10 hari terakhir Ramadan, penjual bungkus ketupat ramai di Pasar Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (24/5/2019).

Pantauan TribunJakarta.com, di bagian depan pasar dan di emperan jalan, ada lebih dari lima lapak penjaja bungkus ketupat.

Satu di antaranya adalah milik Sadat, pria asal Rangkas Bitung, Lebak, yang baru mulai berdagang hari ini.

Sadat mengatakan ia mulai berdagang sekarang karena menjelang 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Ia menyebut pada hari memasuki malam ke-20 ada tradisi Selikur yang biasanya di beberapa daerah menyajikan ketupat.

"Iya kan mau selikur malam besok," ujar Sadat.

Sadat datang bersama teman-temannya membawa berikat-ikat janur dari Rangkas Bitung.

Setelah sampai dipasar, mereka akan mulai menganyam dan mengikatnya masing-masing 10 bungkus ketupat.

Melalui Karangan Bunga, Alumni ITB Beri Apresiasi untuk Personel TNI dan Polri di Bawaslu

Perempat Final Piala Sudirman: Jonatan Christie Kecewa, Indonesia Torehkan Prestasi Baru

2 Pemain Persib Dipanggil Timnas Indonesia: Bow Siap Maksimal, Fokus Jupe Tetap Maung Bandung

"Seikatnya Rp 8 ribu. Isinya 10," ujarnya.

Namun ada juga pembeli yang hanya beli janurnya saja demi harga yang lebih murah.

"Kalau daunnya doang mah murah, Rp 5 ribu seikat, seikat 10 lembar," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved