Kebakaran Rumah Jelang Sahur di Pulogadung Diduga Akibat Korsleting dari Kamar Anak

Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik dari satu kamar yang berada di lantai bawah.

Kebakaran Rumah Jelang Sahur di Pulogadung Diduga Akibat Korsleting dari Kamar Anak
ISTIMEWA
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat memadamkan api di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (24/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah berantai dua dini hari tadi di Jalan Kayu Putih RT 03/RW 04 Kelurahan Pulogadung.

Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik dari satu kamar yang berada di lantai bawah.

Kasi Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Jakarta Timur mengatakan penyebab kebakaran diketahui setelah pihaknya melakukan penyelidikan di lokasi.

"Karena korsleting listrik dari kamar anak di lantai bawah. Tadi setelah pemadaman sudah diperiksa oleh anggota," kata Gatot di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (24/5/2019).

Meski penghuni rumah baru sadar saat api sudah merembet ke lantai dua, Gatot memastikan keenam penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri tanpa terluka.

Jelang Sahur, Sebuah Rumah di Pulogadung Hangus Terbakar Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp 2 M

Nahas kecepatan api melalap barang berharga membuat mereka tak berhasil menyelamatkan harta bendanya sehingga kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

"Tidak ada korban luka dan korban jiwa, anggota yang betugas juga Alhamdulilah selamat. Kerugian diperkirakan Rp 2.2 miliar karena banyak barang pemilik rumah yang terbakar," ujarnya.

Proses pemadaman, lanjut Gatot sempat terkendala sumber air dan luas bangunan sehingga membutuhkan waktu nyaris dua jam untuk memadamkan api.

Butuh 15 unit mobil pompa dan 60 personel Sudin PKP Jakarta Timur yang dikerahkan ke lokasi sampai akhirnya api berhasil padam.

"Yang terdampak satu rumah saja, rumah permanen. Rumah di sampingnya enggak terdampak, tapi karena cukup luas jadi proses pemadaman butuh waktu," katanya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved