Tak Ikut Unjuk Rasa, Keluarga Sedih Pedagang Pakaian Tanah Abang Ini Tewas Diduga Tertembak

Ia sudah 10 tahun lebih lamanya berdagang di pasar yang digadang sebagai pusat grosir terbesar se-Asean itu.

Tak Ikut Unjuk Rasa, Keluarga Sedih Pedagang Pakaian Tanah Abang Ini Tewas Diduga Tertembak
Istimewa/meaningfullife.com
Ilustrasi duka cita 

"Dia dibawa ke Tarakan. Habis itu dioperasi katanya. Soalnya kan ketembak. Di mana ya, di bagian dada katanya kena paru-paru," ujarnya.

1 Korban Tewas Akibat Peluru Tajam, Pusdokkes Autopsi Cari Penyebab Kematian

Tak sampai 24 jam, tepatnya pada pukul 03.41 WIB Kamis (23/5/2019), Sandro menghembuskan nafas terakhirnya.

Siang harinya jenazah Sandro baru dipulangkan ke Serpong. Setelah disalati, sekira tiga jam berselang, pihak keluarga membawa jenazah ke Jambi, kampung halaman Sandro.

Memeh tidak terlalu banyak mengetahui apa yang terjadi setelahnya karena ia memilih tinggal di Serpong.

"Katanya sih baru sampai Palembang, masih enam jam lagi," ujarnya.

Tidak ada komunikasi terakhir antara Memeh dengan menantunya itu sebelum almarhum dinyatakan meninggal dunia.

Ia hanya memperhatikan percakapan anaknya dengan sang suami melalui sambungan ponsel setelah tiba di Tanah Abang sebelum terkena tembakkan.

"Buat sehari-hari mah enggak bingung buat sekolah anak," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved