Biang Kemacetan, Pemkot Tangerang Wacanakan Bangun Fly Over di Stasiun Poris

Stasiun Poris yang berlokasi di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang memang terkenal sebagai biang kemacetan terparah di Tangerang.

Biang Kemacetan, Pemkot Tangerang Wacanakan Bangun Fly Over di Stasiun Poris
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Stasiun Poris yang berlokasi di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang sumber kemacetan yang sudah sangat parah, Sabtu (25/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Stasiun Poris yang berlokasi di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang memang terkenal sebagai biang kemacetan terparah di Tangerang.

Sebab, kondisi jalan yang sempit dan merupakan jalan penghubung Tangerang dengan Jakarta Barat menyebabkan perlintasan kereta api dan Stasiun Poris selalu macet setiap harinya.

Terutama bila pada waktu jam pulang kerja dan pagi hari, kemacetan dapat mengular hingga tiga kilometer panjangnya.

Pemerintahan Kota Tangerang pun, berencana akan membangun sebuah fly over atau jembatan layang yang melewati Stasiun Poris untuk mengurai kemacetan.

"Itu kan sering macet dari Jalan Hasanudin yang pas ada Stasiun Poris. Maka saya bilang hitung kembali kalau kita bikin fly over. Lewat mana? Akan lewar Giant Poris, nanti terus ke Bumi Indah terus ke Daan Mogot," jelas Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Sabtu (25/5/2019).

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkot Tangerang akan menggelontorkan dana sekira sebesar Rp30 miliar

Anggaran tersebut, kata Arief, jauh lebih hemat ketimbang harus membuat underpass seperti Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta yang dapat menelan anggaran hingga Rp100 miliar.

"Setelah disampaikan kepada kita, anggarannya cukup besar kurang lebih Rp100 miliar untuk underpass-nya saja belum pembebasannya. Kalau fly over biayanya sekitar Rp30-40 miliar hampir setengahnya bisa kita hemat," papar Arief.

Kapolres Tangerang Sambangi Rumah Duka Korban Meninggal Aksi 22 Mei

Potret Narapidana Lapas Pemuda Tangerang Buka Puasa Bareng Petugas

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kabupaten Tangerang Selama Masa Mudik Lebaran

Rencananya, lanjut dia, Stasiun Poris akan dilakukan renovasi dengan memundurkan stasiun tersebut sejauh 500 meter dari posisi awalnya.

"Stasiun Porisnya nanti bisa agak kita geser ke dalam, mungkin enggak jauh sekitar 500 meter. Nah, itu akses masyarakatnya bisa masuk lewat sana sistemnya looping supaya bisa ngurangi kemacetan," kata Arief.

Namun, ia belum bisa memastikan kapan wacana tersebut akan terealisasikan lantaran jalan menuju Daan Mogot sebagian merupakan tanah pengembang, Bumi Indah.

Hingga saat ini, Pemkot Tangerang masih terus berkoordinasi dengan Bumi Indah untuk dibuatkan lahan guna membangun Transit Oriented Development (TOD).

"Sekarang kita masih berkoordinasi dengan pengembangnya supaya bisa dibikin fly over untuk melintas ke Daan Mogot dan kemarin pengambangnya agak keberatan. Kita solusikan supaya mereka bisa membangun TOD di situ. Jadi win win solution lah supaya program pemerintah ini bisa jalan," tandasnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved