Pilpres 2019

BPN Prabowo-Sandi Klaim Kecurangan Pilpres Semakin Dahsyat, Minta MK Lakukan Ini

Ketua tim kuasa hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto berharap MK bersikap profesional dan bisa menyelesaikan kasus ini dengan baik.

BPN Prabowo-Sandi Klaim Kecurangan Pilpres Semakin Dahsyat, Minta MK Lakukan Ini
TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci
Tim Hukum BPN Prabowo Sandi diwakili di antaranya Hashim Djojohadikusumo, Bambang Widjajanto, Denny Indrayana, dan juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mendaftarkan gugatan sengketa hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi, Jumat (24/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tim Kuasa Hukum BPN Prabowo-Sandi resmi mengajukan gugatan terkait hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan ini dilayangkan tim BPN Prabowo-Sandi lantaran banyaknya kecurangan di Pilpres 2019.

Ketua tim kuasa hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto berharap MK bersikap profesional dan bisa menyelesaikan kasus ini dengan baik.

"Standar pemilu 1945, pemilu demokratis ketika awal kemerdekaan. Sehingga ini penting bukan siapa yang mengajukan, tapi MK diuji apakah pantas jadi suatu mahkamah membangun peradaban untuk masa yang akan datang," ucap Bambang Widjojanto dalam sambutannya di MK, Jumat (24/5/2019).

Tim kuasa hukum BPN Prabowo-Sandi berharap mendapatkan keadilan dari hasil laporan dan gugatan yang telah dilayangkan ke MK.

Pria yang akrab disapa BW itu meminta MK tidak seperti kakulator yang hanya memeriksa hasil kejadian dari sebuah angka.

"Kami mendorong MK bukan hanya kalkulator yang bersifat numerik, tapi memeriksa betapa kecurangan sudah semakin dahsyat," terang Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menginginkan MK bisa menyelesaikan kasus kecurangan yanh terjadi di Pilpres 2019 dengan benar.

"Semoga MK bisa menempatkan dirinya jadi bagian penting dimana kejujuran dan keadilan harus jadi watak dari kekuasaan dan bukan justru jadi bagian dari satu sikap rezim yang korup," tutur dia.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved