Cerita Acil, Mantan Anak Punk yang Kini Aktif Mengikuti Tasawuf Underground

Namun, bukannya marah, ia justru kian tertantang mengajak mereka yang mengejeknya untuk bergabung dalam Tasawuf Underground

Cerita Acil, Mantan Anak Punk yang Kini Aktif Mengikuti Tasawuf Underground
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Peserta Tasawuf Underground, Acil 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Segala bentuk ejekan sering diterima Acil (30) saat ia memutuskan untuk rutin mengikuti kegiatan Tasawuf Underground di kolong jembatan depan Stasiun Tebet, Jakarta Selatan.

Dari mulai dianggap sudah meninggalkan identitas punk, hingga dicerca dengan kalimat "sok suci".

Namun, bukannya marah, ia justru kian tertantang mengajak mereka yang mengejeknya untuk bergabung dalam Tasawuf Underground.

"Waktu saya ke Tanah Abang ketemu sama teman-teman punk di sana, banyak yang bully. Tapi ujung-ujungnya banyak juga yang gabung di sini," kata Acil kepada TribunJakarta.com, Sabtu (25/5/2019).

Ia pun menilai keputusannya berhijrah sudah tepat, dan tidak alasan kembali hidup di jalanan.

Dituding Tawarkan Sejumlah Posisi Politik ke Prabowo, Suara Luhut Panjaitan Meninggi Semprot BPN

"Yang pasti jauh lebih baik sekarang. Di sini saya tahu saya punya kemampuan, kayak desain grafis, bukan cuma ngamen," ujarnya.

Selama mengikuti Tasawuf Underground, Acil mengaku mendapatkan banyak manfaat.

"Kita kan nggak cuma diajarin ngaji, tapi ada pemberdayaan ekomomi supaya kawan-kawan nggak di jalan lagi. Kayak saya nih sekarang nyablon," jelasnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved