Personel Polri-TNI Buka Puasa Bersama Relawan Prabowo-Sandi di Depan Gedung Bawaslu

Mereka berbuka puasa di atas aspal ruas Jalan MH Thamrin, di antara Bawaslu RI dan pusat perbelanjaan Sarinah.

Personel Polri-TNI Buka Puasa Bersama Relawan Prabowo-Sandi di Depan Gedung Bawaslu
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana buka puasa bersama di depan Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Menteng 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Ratusan aparat TNI-Polri yang berjaga di sekitaran Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, berbuka puasa bersama di sela-sela pengamanan, Sabtu (25/5/2019).

Mereka berbuka puasa di atas aspal ruas Jalan MH Thamrin, di antara Bawaslu RI dan pusat perbelanjaan Sarinah.

Selain para aparat, hadir pula sekitar 50 penyandang disabilitas yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Muda Pancasila Sakti (Kommpas).

Suasana tampak hangat saat mereka menyantap hidangan berbuka yang telah disediakan dari Kommpas dan relawan lainnya, yakni Bhayangkari Akpol 91.

Ketua Umum Kommpas, John Rizal mengatakan, kegiatan buka bersama ini untuk menjalin silaturahmi antara komunitasnya dengan aparat yang telah menjaga keamanan di Jakarta belakangan ini.

Menurut Rizal, meskipun pilihan politiknya jatuh pada Prabowo-Sandiaga, ia menolak keras adanya sikap people power.

"Yang kemarin waktu kampanye kita ada di 02, tapi kawan-kawan wartawan lain mengetahui bahwa cuman saya yang menantang tidak ada people power," kata Rizal.

Rizal menolak people power lantaran ia menganggap ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab di balik pergerakan itu, terutama yang menyebabkan kerusuhan dalam aksi 21-22 Mei lalu.

Ia pun lebih setuju dan mengapresiasi keputusan pihak Prabowo-Sandiaga yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi kemarin.

Dikabarkan Tewas Dipukuli Brimob, Ini Pengakuan Provokator Kerusuhan Aksi 22 Mei

"Saya nggak mau people power tapi 02. Saya dari awal lebih baik ditekankan ke MK, dan alhamdulillah doa kita diterima akhirnya Prabowo-Sandi legowo dia ambil langkah MK, dan alhamdulillah udah tenang kan. Mudah-mudahan ke depannya tenang terus," katanya.

John menambahkan, sebaiknya para relawan capres dan cawapres manapun mencontoh apa yang ia lakukan.

Pasalnya, menyelesaikan masalah dengan kepala dingin lebih baik untuk menenangkan situasi.

"Mudah-mudahan dengan begini kawan-kawan di provinsi lain mengikuti," tandasnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved