Santuni Anak Yatim dan Dhuafa, Pendiri Tasawuf Underground: Punk Punya Tradisi Berbagi

ia mengatakan, anak punk dan jalanan didikannya pernah menyumbangkan hasil pendapatannya dari mengamen kepada yatim piatu

Santuni Anak Yatim dan Dhuafa, Pendiri Tasawuf Underground: Punk Punya Tradisi Berbagi
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Komunitas Tasawuf Underground menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di kolong jembatan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (25/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Komunitas Tasawuf Underground menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di kolong jembatan depan Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (25/5/2019).

Sebanyak 95 anak yatim dan dhuafa turut hadir dalam kegiatan ini.

Pendiri Tasawuf Underground Halim Ambiya mengatakan, acara ini merupakan inisiatif dari para pesertanya.

"Jadi ini sekaligus menunjukkan bahwa anak punk dan jalanan sama seperti kita pada umumnya," kata Halim.

"Anak punk yang saya jumpai di semua titik memang punya tradisi berbagi. Solidaritas mereka sangat tinggi, kita tidak perlu ajarkan mereka soal itu," lanjut dia.

Diberi Amplop oleh Jokowi, Rajab Akan Bangun Kembali Warungnya yang Dijarah saat Aksi 22 Mei

Bahkan, ia mengatakan, anak punk dan jalanan didikannya pernah menyumbangkan hasil pendapatannya dari mengamen kepada yatim piatu.

"Makanya kalau anak punk bikin acara sosial, acara kemanusiaan, gampang banget. Buktinya acara ini," ucapnya.

Dalam acara santunan ini, masing-masing anak yatim dan dhuafa menerima satu paket berisi sembako.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved