Tak Punya Ongkos Buat Pulang Kampung, Iwan Terpaksa Mencuri

Wakapolresta Tangerang, AKBP Komarudin mengatakan, uang Rp7 juta tersebut rencananya akan digunakan Iwan untuk uang ongkos mudik Lebaran.

Tak Punya Ongkos Buat Pulang Kampung, Iwan Terpaksa Mencuri
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Wakapolresta Tangerang, AKBP Komarudin saat melakukan konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (25/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TIGARAKSA - Iwan (38) nekat membobol motor milik korbannya bernama Iwa karena ingin mencari uang tambahan untuk mudik Lebaran.

Kejadian terjadi pada Jumat (24/5/2019) saat Iwa diberhentikan di pol polisi Balaraja, Kabupaten Tangerang karena lampu motornya tidak menyala.

Disaat polisi dan Iwa sedang lengah, Iwan pun melancarkan aksinya membobol motor korbannya yang terparkir di samping pos polisi menggunakan kunci letter T.

Naas, perbuatannya berhasil ditangkap polisi yang melihat gerak-gerik Iwan yang sangat mencurigakan sambil membawa bungkusan warna hitam berisi uang Rp7 juta hasil curiannya.

Wakapolresta Tangerang, AKBP Komarudin mengatakan, uang Rp7 juta tersebut rencananya akan digunakan Iwan untuk uang ongkos mudik Lebaran.

"Menurutnya uang ini rencananya digunakan untuk hari raya Idul Fitri. Jadi sasaran pelaku kejahatan uang cukup banyak, dia cari kesempatan dan masyarakat agar lebih hati-hati jelang Lebaran," jelas Komarudin di Mapolresta Tangerang, Sabtu (25/5/2019).

Tujuh Karangan Bunga Berisi Ucapan Duka Cita Hiasi Lokasi Aksi 21-22 Mei

Kepada polisi, tersangka mengaku sudah mengintai korban sejak berada di bank.

Menurut Komarudin, tersangka melakukan aksi itu berdua bersama rekannya yang berhasil melarikan diri.

Komarudin menjelaskan, dari tahun ke tahun tingkat kejahatan berupa pencurian uang dalam jumlah besar mendekati Lebaran selalu selalu bertambah drastis.

Ia pun menyarankan bila ada atau akan melaksanakan transaksi penukaran uang dalam jumlah besar dapat melaporkan ke polisi setempat dan akan mendapatkan pengawalan.

"Kami menyampaikan agar masyarakat tetap waspada terutama saat melakukan transaski perbankan dalam jumlah besar. Bila diperlukan, kami siap memberikan pengawalan dan pengamanan gratis," tandas Komarudin.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved